KA Malabar Anjlok di Ciamis Tadi Pagi, Tiga Kereta Tertahan

Kereta ini bukan gerbong penumpang, melainkan gerbong kereta listrik penghidup pendingin serta lampu.

KA Malabar Anjlok di Ciamis Tadi Pagi, Tiga Kereta Tertahan
isep heri herdiansah/tribun jabar
Pramugari KA Malabar kembali menaiki kereta saat evakuasi usai 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Satu gerbong Kereta Api/KA Malabar jurusan Malang-Bandung anjlok di KM antara Stasiun Bojong-Karang Pucung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Sabtu pagi (2/2/2018).

Manajer Humas Daops 2 Bandung, Joni Martinus menyebut gerbong yang posisinya di tengah-tengah rangkaian kereta yang anjlok.

Kereta ini bukan gerbong penumpang, melainkan gerbong kereta listrik penghidup pendingin serta lampu.

"Kejadian anjloknya satu as roda itu sekitar Pukul 4.50 waktu serempat," kata Joni saat dikonfirmasi.

Untuk penyebab anjloknya satu as roda itu, pihak KAI belum bisa memastikan.

"Penyebab masih dilakukan Lidik. Belum bisa menduga. Penyebab bisa beberapa hal sarana prasarana, kondisi alam, kondisi gerbong, kondisi jalan," jelasnya.

Anjloknya gerbong tersebut menyebabkan tiga kereta tertahan.

Masing-masing KA Mutiara Selatan jurusan Malang ke Bandung terhalang di Stasiun Banjar, dan KA Serayu jurusna Pasar Senen-Purwokerto tertahan di Stasiun Ciamis.

"Saat ini evakuasi telah selesai dan kereta-kereta sudah berjalan normal dengan pembatasan kecepatan saat melewati lokasi," kata Joni.

Evakuasi yang dilakukan pukul 08.21 WIB, selesai pada pukul 09.45 wakty setempat.

Adanya kejadian tersebut, Joni menyampaikan atas nama PT KAI, permohonan

"Kami atas nama PT KAI memohon maaf," ucapnya.(*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved