SMA/SMK yang Memiliki Ruang Kelas Rusak, Bisa Minta Bantuan ke Pemprov Jabar

SMA/SMK yang memilki ruang kelas rusak bisa mengajukan bantuan untuk perbaikan ruang kelas ke Pemprov Jabar.

SMA/SMK yang Memiliki Ruang Kelas Rusak, Bisa Minta Bantuan ke Pemprov Jabar
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Belasan siswa kelas XII SMK PUI Kota Cirebon di Desa Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sedang belajar, Rabu (16/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - SMA/SMK yang memilki ruang kelas rusak bisa mengajukan bantuan untuk perbaikan ruang kelas ke Pemprov Jabar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, ketika dihubungi Tribun Jabar, Jumat (1/2/2019).

“Kalau rusaknya sampai berat, sekolah harus mengajukan bantuan perbaikan melalui DAK APBD, pakai proposal,” ujarnya.

Setelah menyampaikan proposal, Disdik Jabar akan mengirimkan tim untuk mengidentifikasi dan memverifikasi kerusakan yang dilaporkan oleh sekolah.

Disdik Jabar Akan Kerjasama dengan Salim Group, Satu di Antaranya Soal Program Kemitraan dengan SMK

Jika berdasarkan identifikasi dan verifikasi, data kerusakan benar, maka Disdik Jabar akan memberikan bantuan dana untuk perbaikan ruang yang rusak.

“Soal umur bangunan kan teknis, karena akan terus menerus yang rusak karena di bangunnya beda-beda,” ujarnya.

Jika ruang atau fasilitas sekolah hanya rusak ringan, maka Disdik Jabar menganjurkan menggunakan dana BOS untuk memperbaiki fasilitas yang rusak tersebut.

Kategori rusak ringan, kata Dewi Sartika, jika tingkat kerusakan di bawah 15 persen.

Elih Sudiapermana Diberhentikan dari Kadisdik dan Kembali ke UPI, Begini Awalnya Jadi Kadisdik

Mengenai jumlah ruang kelas yang diperbaiki, setiap tahunnya berbeda, karena perbaikan didasarkan pada pengajuan yang masuk ke Disdik Jabar.

Program perbaikan ruang kelas rusak berbeda dengan pembangunan ruang kelas baru.

“Kalau ruang kelas baru (rkb), ada pembangunan khusus, didasarkan kesiapan lahan. Rkb ada kriteria juga. kami mengembangkan rkb, karena perlu juga,” ujarnya.

Untuk RKB, tahun 2019, Disdik Jabar menargetkan membangun 2000 rkb.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved