Sering Disambangi Polisi, Sejumlah Pengrajin di Cipacing Urungkan Niat Buat Senjata Api

Sering dapat pembinaan dari polisi, sejumlah pengrajin di Cipacing urungkan niat buat senjata api.

Sering Disambangi Polisi, Sejumlah Pengrajin di Cipacing Urungkan Niat Buat Senjata Api
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Seorang pengrajin tengah membuat senapan angin di Cipacing, Kabupaten Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pengrajin senapan angin di Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengaku saat ini rutin mendapatkan pembinaan dari aparat kepolisian terkait kamtibmas.

Pesan dalam pembinaan yang dilakukan aparat kepolisian kepada pengrajin yakni, untuk tidak kembali merakit atau memperjualkan senjata api.

Ketua Cipacing Hub kelompok pengrajin senapan angin, Hendrik Andriana, pembinaan dari kepolisian hingga hari ini sangat intens, sehingga pengrajin disadarkan tanpa paksaan.

"Sekarang itu polisi rajin, dari polsek, polres, polda, hingga Mabes Polri rajin datang," kata Hendrik di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (1/2/2019).

Adanya pembinaan, sejumlah pengrajin awalnya berniat merakit senjata api, mengurungkan niat lantaran takut dengan persoalan hukum yang bakal menjerat.

Seorang pengrajin sedang membuat laras di bengkel produksi senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Seorang pengrajin sedang membuat laras di bengkel produksi senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

"Mereka sudah takut, lebih baik begitu daripada bermasalah," katanya.

Kasubdit 2 Ditkamneg Baintelkam Polri, Kombes Pol Kasmen, mengatakan, daerah Cipacing yang menjadi sentra pembuatan senapan angin, menjadi buah bibir tempat pelaku kejahatan untuk mencari senjata ilegal.

"Pemahaman harus diberikan, guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata Kombes Pol Kasmen pada acara silaturahmi tim Mabes Polri dengan pengrajin senapan angin, di Hotel Puri Khatulistiwa, beberapa waktu lalu (31/1/2019).

Tak hanya menjadi buah bibir di Indonesia, senjata ilegal yang dibuah sejumlah pengrajin lokal pun dikenal dibeberapa negara, mulai dari Thailand, Pakistan, Vietnam, dan beberapa negara lainnya.

Bengkel produksi senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Bengkel produksi senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Kasmen mengatakan, beberapa kasus kejahatan yang berhasil diungkap oleh kepolisian, para pelakunya menggunakan senjata rakitan ilegal dan setelah ditelusuri berasal dari Cipacing.

"Para pengrajin harus komunikasi secara intens denga polisi, terlebih di Sumedang ada dua daerah sentra, yaitu Cikeruh dan Cipacing," kata Kombes Pol Kasmen.

Sempat Jadi Buah Bibir Tempat Pembuatan Senpi, Pengrajin Senapan Angin: Sejarah Memalukan Cipacing

Menurut Polisi Perajin Senapan Angin di Cipacing Nekat Bikin Senjata Api karena Tergiur Uang Besar

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved