Seleksi Calon Direksi, Berikut Kata Ekonom Unpas Acuviarta Kartabi

pakar ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi, menilai penyegaran di tubuh Bank BJB perlu jika ingin membawa kultur dan semangat baru

Seleksi Calon Direksi, Berikut Kata Ekonom Unpas Acuviarta Kartabi
Tribun Jabar/Siti Fatimah
pakar ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bank Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa berkembang dan tumbuh dengan baik bila dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

Karena itu, pakar ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi, menilai penyegaran di tubuh Bank BJB perlu jika ingin membawa kultur dan semangat baru ke dalam perbankan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.

Berbagai harapan baru yang dilontarkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) akan sulit terpenuhi jika sumber daya manusia (SDM) di BUMD itu tidak diperbaharui.

Acuviarta Kartabi menilai, kinerja Bank BJB dalam beberapa tahun ini kurang optimal. Padahal, menurut dia BUMD tersebut memiliki potensi yang besar untuk lebih bersaing dengan bank yang setingkat.

"Potensi bank ini sebenarnya besar tetapi kurang optimal. Ini bisa dilihat dari daya saing Bank BJB di wilayah perkotaan masih kalah dibanding bank-bank lain," kata Acuviarta Kartabi di Bandung, Kamis (31/1/2019) sore, saat mengomentari proses seleksi direksi Bank BJB yang tahapannya sudah dimulai ini.

Aksi Sosial Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Besok Hadir di Car Free Day Dago

Perubahan AD/ART BJB untuk Pemilihan Calon Direksi, OJK Serahkan Sepenuhnya ke Pemegang Saham

Menurutnya, bank BJB lebih kuat basisnya di kabupaten-kabupaten. Di sisi lain, tingkat bunga bank tersebut kurang kompetitif dibanding bank lainnya.

Selain itu, Bank BJB kurang optimal dalam mengembangkan sistem teknologi informasi perbankan. Padahal faktor ini menjadi hal penting dalam menghadapi persaingan saat ini.

"Menurut saya dibandingkan dengan bank selevel yang sedikit lebih tinggi dibanding BJB dari sisi aset dan sebagainya, kemampuan sistem informasi teknologi di Bank BJB sangat lamban. Kan kita sekarang di era digital," katanya.

Oleh karena itu, Acuviarta Kartabi menilai manajemen Bank BJB perlu diperbaharui oleh SDM baru yang mampu menunjukkan keberpihakan terhadap sektor-sektor itu.

Halaman
123
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved