Pantau Logistik Pemilu 2019 di Garut, Bawaslu Jabar Temukan Kekurangan dan Bicara Soal Gudang

Hasil pemantauan tim Bawaslu Jabar di KPU Kabupaten Garut ditemukan sejumlah kekurangan logistik untuk Pemilu 2019.

Pantau Logistik Pemilu 2019 di Garut, Bawaslu Jabar Temukan Kekurangan dan Bicara Soal Gudang
Istimewa
Ilustrasi: Kantor KPU Garut 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Hasil pemantauan tim Bawaslu Jabar di KPU Kabupaten Garut ditemukan sejumlah kekurangan logistik untuk Pemilu 2019.

Mulai dari kotak suara yang masih kurang sebanyak 885, tinta empat botol, bilik suara 4.864 buah, dan segel 114.883. Kekurangan itu diakibatkan antara pengajuan dan distribusi masih ada yang tak sesuai.

"Kami mendorong KPU segera memenuhi kebutuhan agar tak mengganggu distribusi logistik," kata Yusuf Kurnia, Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Jabar, saat meninjau logistik pemilu di Gudang KPU Garut, Jalan Suherman, Jumat (1/2/2019).

Selain itu Yusuf mengatakan alat untuk membantu penyandang disabilitas dalam Pemilu 2019 belum terpenuhi.

Ketersediaan alat bagi disabilitas baru bisa mencukupi untuk pemilihan calon presiden dan DPD RI.

Terkait penyediaan alat bagi disabilitas ini diakui Yusuf, belum memiliki payung hukumnya.

Peraturan KPU terkait penggunaan alat bagi disabilitas belum keluar.

"Template untuk alat disabilitas hanya bisa terfasilitasi Pilpres dan DPD. Sementara untuk Pileg kabupaten dan provinsi belum ada," ujar Yusuf.

Idealnya KPU harus memenuhi hak kontitusi semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved