Jelang Pemilu, KPU Tasikmalaya Mulai Rakit Kotak Suara Berbahan Kardus, 5 Kotak Ditemukan Rusak

Menjelang pemilu, KPU Kota Tasikmalaya saat ini sudah mulai merakit kotak suara yang seluruhnya berbahan duplex atau kardus.

Jelang Pemilu, KPU Tasikmalaya Mulai Rakit Kotak Suara Berbahan Kardus, 5 Kotak Ditemukan Rusak
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Proses perakitan kotak suara di gudang KPU Kota Tasikmalaya, Jalan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Menjelang pemilu, KPU Kota Tasikmalaya saat ini sudah mulai merakit kotak suara yang seluruhnya berbahan duplex atau kardus.

Untuk melakukan perakitan surat suara itu, KPU Kota Tasikmalaya menugaskan 21 orang untuk merangkai sebanyak 10.410 kotak suara yang nantinya akan disebar di 2.063 TPS di Kota Tasikmalaya.

"Mulai hari ini kami mulai perangkaian kotak suara, dikerjakan 21 orang yang dibantu juga oleh intern KPU," kata Komisioner divisi hukum dan informasi KPU Kota Tasikmalaya, Bambang Setiawan di Gudang logistik KPU yang berlokasi di Jalan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya, Jumat (1/2/2019).

Bambang mengatakan, pihaknya menargetkan perakitan kotak suara di gudang logistik KPU Kota Tasikmalaya selesai dalam sepekan.

Logistik Rusak, KPU Kota Tasikmalaya Sebut Itu Saat Pendistribusian, Kami Terima Sudah Seperti Itu

Di hari pertama perakitan, KPU menemukan sebanyak lima kotak suara dalam kondisi rusak.

"Sementara ada beberapa yang rusak, terkelupas di beberapa bagian. Kami akan bikin laporan acara mengenai logistik yang rusak dan akan diserahkan ke KPU tingkat provinsi," kata Bambang.

Dia menyebut kelengkapan logistik saat ini dari segi adanya barang sudah 90 persen, sementara kesiapan menjelang distribusi baru 45 persen.

Bawaslu Jabar Menilai Gudang KPU Pangandaran Kurang Representatif

"Kesiapan logistik saat ini tinggal sejumlah item semisal surat suara, formulir-formulir, dan alat bantu bagi disabilitas dan hologram. Kami masih menunggu informasinya dari provinsi dan pusat," ujar Bambang Setiawan.

Mengenai template bagi pemilih disabilitas yang belum diterima KPU Kota Tasikmalaya, Bambang menyatakan petunjuk teknisnya baru hari ini diterima.

"Informasinya belum seragam saat ini, untuk di Kota Tasikmalaya sekitar 900 lebih pemilih berkebutuhan khusus," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved