Menjelang Pemilu, Polri Silaturahmi dengan Pengrajin Senapan Angin Cipacing, Rentan Dimanfaatkan

Menjelang pemilu, Polri bersilaturahmi dengan pengrajin senapan angin Cipacing.

Menjelang Pemilu, Polri Silaturahmi dengan Pengrajin Senapan Angin Cipacing, Rentan Dimanfaatkan
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Silaturahmi Polri dengan pengrajin senapan angin Cipacing. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Menjelang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019, tim dari Mabes Polri bersilaturahmi dengan para pengrajin senapan angin di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung.

Bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (31/1/2019), silaturahmi diikuti oleh puluhan pengrajin senapan angin yang sebagian besar dari Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

Kasubdit 2 Ditkamneg Baintelkam Polri, Kombes Pol Kasmen, mengatakan, daerah Cipacing yang menjadi sentra pembuatan senapan angin menjadi buah bibir tempat pelaku kejahatan untuk mencari senjata ilegal.

"Pemahaman harus diberikan guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pesta demokrasi," kata Kombes Pol Kasmen pada acara silaturahmi tim Mabes Polri dengan pengrajin senapan angin.

Tak hanya menjadi buah bibir di Indonesia, senjata ilegal yang dibuah sejumlah pengrajin lokal pun dikenal di beberapa negara, mulai dari Thailand, Pakistan, Vietnam, dan beberapa negara lainnya.

Kasmen mengatakan, beberapa kasus kejahatan yang berhasil diungkap oleh kepolisian, para pelakunya menggunakan senjata rakitan ilegal dan setelah ditelusuri berasal dari Cipacing.

"Para pengrajin harus komunikasi secara intens dengan polisi, terlebih di Sumedang ada dua daerah sentra, yaitu Cikeruh dan Cipacing," katanya.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, mengatakan, keberadaan sentra senapan angin di Kabupaten Sumedang rentan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak yang akan melakukan tindakan kejahatan.

"Pengrajin ini memiliki kemampuan baik membuat senjata, tapi akan salah ketika untuk kegiatan yang menyimpang," kata AKBP Hartoyo.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved