Jual Segepok Uang Dolar Singapura Palsu Seharga Rp 3 Juta, JHR Diciduk Polres Indramayu

JHR (41) harus berurusan dengan petugas Polres Indramayu karena kedapatan mengedarkan uang palsu.

Jual Segepok Uang Dolar Singapura Palsu Seharga Rp 3 Juta, JHR Diciduk Polres Indramayu
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Uang palsu pecahan 10 ribuan dolar Singapura dan 50 ribuan rupiah yang diamankan dari JHR saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - JHR (41) harus berurusan dengan petugas Polres Indramayu karena kedapatan mengedarkan uang palsu.

Bahkan, warga Kecamatan Cibogo, Kabupaten Indramayu, itu mengedarkan rupiah dan dolar Singapura palsu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan, modus operandi JHR ialah menjualbelikan uang palsu tersebut.

"Rp 100 ribu itu bisa ditukar dengan 3-5 lembar pecahan 10 ribuan dolar Singapura," kata M Yoris MY Marzuki saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Kamis (31/1/2019).

Polres Indramayu Ringkus Pengedar Rupiah dan Dollar Singapura Palsu

Ia mengatakan, tersangka biasa menjual uang palsu tersebut secara gepokak

Segepok dolar Singapura palsu dijual seharga Rp 3 juta.

Sementara untuk uang rupiah dijual dengan skala satu banding dua, artinya satu lembar Rp 50 ribu ditukar dengan 2 lembar uang palsu pecahan 50 ribuan.

Kendati demikian, Yoris belum bisa merinci lebih detail mengenai kasus uang palsu tersebut.

Puluhan Santri di Pondok Pesantren Darul Maarif Indramayu Ikuti Deklarasi Antihoaks

"Masih kami kembangkan, kami juga masih memburu satu DPO," ujar M Yoris MY Marzuki.

Ia berjanji segera menangkapnya karena identitas DPO itu telah diketahui.

Menurut dia, uang palsu sangat berbahaya jika beredar di masyarakat karena merugikan masyarakat dan keuangan negara.

"Dari tangan JHR kami mengamankan 88 lembar uang rupiah palsu pecahan 50 ribuan pecahan 10 ribuan dolar Singapura sebanyak 2370 lembar," kata M Yoris MY Marzuki.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved