52 Warga Garut Terjangkit DBD, Paling Banyak Berasal dari Limbangan

Sebanyak 52 warga Kabupaten Garut terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

52 Warga Garut Terjangkit DBD, Paling Banyak Berasal dari Limbangan
Pixabay.com
Nyamuk penyebab DBD. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak 52 warga Kabupaten Garut terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

Dinas Kesehatan pun segera melakukan tindakan untuk mengantisipasi penyebarannya.

Kepala Puskesmas Limbangan, dr Budhi, mengatakan di bulan Januari tahun ini terjadi peningkatan jumlah penderita DBD dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Dari hasil uji laboratorium, puluhan warga itu sudah positif DBD.

"Ada juga yang hanya suspek. Kalau yang positif kami rujuk ke rumah sakit," kata Budhi di Garut, Rabu (30/1/2019).

Bocah yang Diduga Terkena DBD Meninggal Dunia Saat Dirawat di Rumah Sakit di Purwakarta

Pasien yang menderita DBD itu berasal dari anak dan orang dewasa.

Ke-52 orang yang terjangkit DBD berasal dari tiga kecamatan.

"Bukan hanya dari Limbangan. Tapi ada juga yang dari Cibatu dan Selaawi. Memang didominasi dari Limbangan. Seperti dari Desa Limbangan Timur, Pasirwaru, dan Neglasari," ucapnya.

Dari 52 orang yang ditangani, empat di antaranya terpaksa harus dirujuk ke RSUD dr Slamet, Garut.

Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat Dua Kali Lipat Dalam Waktu Sepekan

Gejala yang dialami pasien umumnya mual, pusing, hingga lemas.

"Kami terus memantau perkembangan kesehatan pasien. Sebagian sudah pulang setelah kondisinya membaik," ujarnya.

Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan.

Mulai dari penyuluhan bahaya DBD ke masyarakat hingga pengasapan atau fogging dan pemberantasan sarang nyamuk.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved