Jalan Sumedang-Bandung, ke Arah Bandung Rusak, ke Arah Sumedang Mulus, Ternyata Begini Ceritanya

Bila melintasi jalan Sumedang-Bandung, tepatnya di wilayah Kecamatan Jatinangor, pengendara akan segera menyadari perbedaan ruas kanan jalan

Jalan Sumedang-Bandung, ke Arah Bandung Rusak, ke Arah Sumedang Mulus, Ternyata Begini Ceritanya
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Jalan Sumedang-Bandung, lajur kiri ke arah Bandung kondisinya rusak, sedangkan lajur kanan ke arah Sumedang kondisinya mulus 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bila melintasi jalan Sumedang-Bandung, tepatnya di wilayah Kecamatan Jatinangor, pengendara akan segera menyadari perbedaan ruas kanan jalan dan ruas kiri jalan.

Ruaa kanan jalan, arah menuju Sumedang, jalanan tampak lebih mulus, selain itu, jalan pun memiliki lebih sedikit lubang.

Sementara, ruas kiri jalan, arah menuju Bandung, kondisi jalan nampak lebih buruk. Aspal jalan bergelombang di beberapa bagian, selain itu ada lebih banyak lubang di jalan.

"Kalau perbaikan juga berbeda sekali, kalau yang arah Sumedang itu, sekali perbaikan, jalannya awet bagusnya, beda sekali dengan yang arah Bandung," ujar Ahmad (25), warga Jatinangor, ketika ditemui di dekat Jembatan Cikeruh Jatinangor, Selasa (28/1/2019).

Tak seperti ruas arah Sumedang yang mulusnya awet, Ahmad mengatakan, ruas arah Bandung tak pernah bertahan lebih dari empat bulan setelah diperbaiki.

"Misal, sekarang diperbaiki, dua bulan kemudian sudah bergelombang dan berlubang lagi," ujar Ahmad.

Hal ini, menurut Ahmad, dipengaruhi banyaknya kendaraan berat seperti truk kontainer dan truk pengangkut pasir yang melintas di Jalan Raya Sumedang-Bandung.

Caleg Terpidana dan Masuk Penjara, Apakah Gugur dari Pileg? Ini Jawabannya

Truk-truk bertonase besar yang melintas menuju arah Sumedang kebanyakan kondisinya kosong atau arah pulang dan tak mengangkut apapun sehingga lebih ringan.

"Sementara kalau truk ke arah Bandung, itu angkutannya berat-berat, ada yang sampai jalan saya paling kurang dari 20 Kilometer per jam," ujar Ahmad.


Ahmad berharap jalur Tol Cisumdawu dapat segera dibuka dan dioperasikan agar kendaraan berat tak lewat Jalan Raya Bandung-Sumedang.

"Kalau tidak ada truk berat mah, jalanan lebih mulus mungkin ya," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved