Cegah Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tiga Faktor Ini Perlu Diperhatikan

Kekerasan seksual terhadap anak saat ini masih kerap ditemukan di beberapa wilayah, tak sedikit dari anak-anak kehilangan kebahagiaan

Cegah Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tiga Faktor Ini Perlu Diperhatikan
tribun kaltim
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kekerasan seksual terhadap anak saat ini masih kerap ditemukan di beberapa wilayah, tak sedikit dari anak-anak kehilangan kebahagiaan di masanya akibat trauma berkepanjangan dari apa yang ia alami.

Tidak jarang pelaku kekerasan terhadap anak itu dilakukan oleh orang terdekat mereka yang mestinya melindungi, mengayomi, dan menyayangi.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia terus-menerus melakukan pendekatan sehingga kejadian yang bisa menghancurkan generasi penerus itu tidak terus langgeng di bumi pertiwi.

Kekerasan seksual terhadap anak bukan hanya berupa fisik tapi juga psikis, dan itu terjadi bisa terjadi di mana saja.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menyebut terdapat beberapa faktor yang sangat terkait dalam hal ini.

Buntut Deklarasi Dukungan ke Jokowi-Maruf Amin, Bawaslu Panggil Wali Kota Cirebon

Faktor pertama, ialah lingkungan rumah yang sangat sentral.

"Pola asuh, pola hidup yang diterapkan di rumah merupakan faktor yang mempengaruhi rentannya apakah anak bisa menjadi korban atau tidak," kata Ato kepada Tribun Jabar, Selasa (29/1/2019).

Menurutnya, peran orang tua tentunya sangat dominan dalam hal perlindungan anak.

"Orang tua ialah kunci perlindungan anak yang paling utama," ujarnya.

Faktor kedua, setelah rumah ialah lingkungan sosial dimana anak bergaul dalam keseharian.


"Bagaimana interaksi, kebiasan anak dengan teman sepergaulannya, kemudian apa yang anak kita terima dari luar. Keluarga setidaknya tahu, awasi mereka," lanjut Ato.

Kemudian, faktor yang ketiga ialah interaksi anak di lingkungan sekolah.

"Dari ketiga faktor interaksi itu maka langkah preventif agar anak tidak menjadi korban bahkan terjerumus dalam hal-hal yang tidak diinginkan," Ato menambahkan.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved