Cegah DBD Sejak Dini! Ini Cara Tak Lazim Basmi Nyamuk Berbahaya

Untuk mengatasi DBD, yang perlu diwaspadai adalah genangan-genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab DBD.

Cegah DBD Sejak Dini! Ini Cara Tak Lazim Basmi Nyamuk Berbahaya
Pixabay.com
Nyamuk penyebab DBD. 

TRIBUNJABAR.ID - Musim hujan yang turun di Indonesia menyebabkan jumlah korban penyakit demam berdarah dengue atau DBD meningkat. Hal ini terlihat di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Manado.

Untuk mengatasi DBD, yang perlu diwaspadai adalah genangan-genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab DBD.

Untuk itu, masyarakat perlu mewaspadai tempat tertentu yang rawan menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, seperti melakukan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, menimbun.

Ada juga terobosan baru untuk mencegah nyamuk berciri khas belang hitam-ini berkembang biak, seperti metode TSM dan metode saring jentik secara berkala.

Belum lama ini muncul informasi di aplikasi pesan WhatsApp yang mengabarkan adanya dua metode tak lazim dan tak banyak diketahui orang untuk mengurangi jumlah populasi nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit demam berdarah.

Penampungan air

Pada metode pertama, menggunakan media penampungan air yang disediakan untuk sarang nyamuk. Air yang ditampung tersebut nantinya akan diletakkan di tempat gelap atau pojok atau sekitar pohon di mana tempat nyamuk berkumpul.

Selanjutnya, tunggu air tersebut selama enam hari, lalu saring air menggunakan saringan teh dan terlihat banyak jentik nyamuk yang tersisa.

Kemudian, buang jentik ke tempat kering dan gunakan kembali air saringan pada tempatnya. Ulangi metode tersebut hingga tiga-empat minggu, setelah itu jentik akan berkurang karena populasi nyamuk juga semakin berkurang.

Untuk mencoba metode pertama, harus telaten dalam menyaring jentik. Sebab, jika jentik tidak disaring lebih dari enam hari akan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Halaman
123
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved