SLB di Jatinangor Kekurangan Guru Pelajaran Umum, Jarang Ada yang Mau, "Stok Sabarnya Harus Banyak"

SLB Bc Fadhilah masih kekurangan guru pelajaran umum. Jarang ada guru yang mau mengajar di SLB. "Stok sabarnya harus banyak."

SLB di Jatinangor Kekurangan Guru Pelajaran Umum, Jarang Ada yang Mau,
Tribun Jabar/Seli Andina
Para guru SLB sedang mengajar siswa tingkat SD di SLB Bc Fadhilah, Senin (28/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jumlah guru di SLB Bc Fadhilah yang terletak di Kampung Mandalangu, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, berjumlah 18 orang.

Delapan belas guru tersebut bertanggung jawab untuk mendidik 45 murid yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa tersebut.

Sayangnya, jumlah tersebut belum menutupi kebutuhan guru di SLB Bc Fadilah.

Hal tersebut disampaikan Ina (40), guru kelas SLB Bc Fadilah, ketika ditemui Tribun Jabar ,Senin (28/1/2019).

"Kalau guru kelas sudah cukup, yang masih kami perlukan itu guru-guru yang mengajar mata pelajaran umum," ujar Ina.

Menurutnya, jarang ada pengajar yang mau mengajar di SLB, sehingga biasanya guru kelaslah yang mengambil alih.

Padahal, idealnya, tidak semua mata pelajaran diajar oleh guru kelas.

"Ini, kan, semua (pelajaran) terpaksa diambil oleh guru kelas, jadi dituntut menguasai semua pelajaran begitu, tapi, kan, tidak ideal," ujar Ina.

Yang dibutuhkan SLB Bc Fadhilah di antaranya pengajar agama, pengajar olahraga, pengajar kesenian, dan pengajar keterampilan.

Ina menambahkan, menjadi guru untuk anak-anak berkebutuhan khusus memang tidak bisa sembarangan, karena pendekatan dengan muridnya pun berbeda.

Penguasaan materi pelajaran saja belum cukup untuk dapat menjadi guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

"Yang paling penting itu sayang sama anak-anak dan harus sabar, stok sabarnya harus banyak," ujar Ina.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved