SLB Bc Fadhilah, Sumedang Biasakan Muridnya Berinteraksi dengan Masyarakat, Ini Alasannya

Meski siswanya jauh lebih sedikit, Sekolah Luar Biasa (SLB) terkadang justru lebih ramai dari sekolah umum.

SLB Bc Fadhilah, Sumedang Biasakan Muridnya Berinteraksi dengan Masyarakat, Ini Alasannya
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Wahyu (9), satu di antara sejumlah murid SLB Bc Fadhilah, sedang belajar pengenalan huruf di ruang kelas, Senin (29/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Meski siswanya jauh lebih sedikit, Sekolah Luar Biasa (SLB) terkadang justru lebih ramai dari sekolah umum.

Apalagi bila ada murid yang mengalami tantrum atau luapan emosi yang keluar tiba-tiba.

Begitu pula dengan SLB Bc Fadhilah yang terletak di Kampung Mandalangu, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Menurut pantauan Tribun Jabar, Senin (28/1/2019), SLB tersebut bahkan tidak berjarak dengan pemukiman warga.

Bangunan sekolah betul-betul berdempetan dengan rumah-rumah milik warga sekitar.

Meski begitu, warga tidak pernah protes terhadap 'riuhnya' murid-murid sekolah tersebut.

SLB di Jatinangor Kekurangan Guru Pelajaran Umum, Jarang Ada yang Mau, Stok Sabarnya Harus Banyak

"Karena kita juga melakukan sosialisasi, kita juga memberitahu masyarakat mengenai ini lho anak-anak disabilitas itu, begini loh mereka, sama saja dengan anak pada umumnya," ujar Ina (40), guru kelas.

Menurutnya, sebelum adanya sosialisasi, banyak masyarakat awam yang beranggapan SLB untuk anak 'orang gila'.

Disinformasi itulah, menurut Ina, yang diluruskan lewat sosialisasi sehingga masyarakat pun tidak takut ataupun terganggu dengan adanya SLB tersebut.

Satu di antara beberapa cara untuk membuat masyarakat menerima, lanjutnya, adalah dengan membiasakan para murid berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Lewat interaksi langsung tersebut, para murid belajar bersosialisasi dengan masyarakat sekitar dan masyarakat pun belajar mengenal anak-anak berkebutuhan khusus.

"Jadi lewat interaksi langsung tersebut, bukan hanya mengedukasi muridnya, tetapi juga mengedukasi masyarakat," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved