SLB Bc Fadhilah, Sekolah Khusus di Tengah Sedikitnya SLB di Sumedang

Di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, hanya ada satu SLB, yaitu SLB Bc Fadhilah yang terletak di Kampung Mandalangu, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

SLB Bc Fadhilah, Sekolah Khusus di Tengah Sedikitnya SLB di Sumedang
Tribun Jabar/Seli Andina
Para guru SLB sedang mengajar siswa tingkat SD di SLB Bc Fadhilah, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Mirati

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Sama seperti anak-anak usia sekolah lainnya, anak yang yang menyandang disabilitas pun memiliki hak untuk mengenyam pendidikan.

Sayangnya, jumlah Sekolah Luar Biasa ( SLB) belum berbanding dengan jumlah sekolah umum. Jumlah SLB jauh lebih sedikit dibanding jumlah sekolah umum.

Di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, hanya ada satu SLB, yaitu SLB Bc Fadhilah yang terletak di Kampung Mandalangu, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

Ditemui di lingkungan SLB Bc Fadhilah, Senin (28/1/2019), Ina (40), guru kelas menjelaskan bahwa SLB tersebut terdiri tiga tingkatan.

"SLB ini terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA," ujar Ina.

Meski terdiri dari tiga tingkatan, muridnya hanya sedikit, keseluruhan berjumlah 45 siswa.

Wawancara Khusus Liliyana Natsir Setelah Gantung Raket, Momen Tak Terlupakan sampai yang Dikangeni

Kisah 9 Murid di Garut yang Harus Naik Rakit Menuju Sekolah, Musim Hujan Mereka Kadang Tak Sekolah

Tak seperti sekolah biasa yang kelasnya dibagi rata, kelas di SLB ini dibagi dalam tiga kelas, yaitu kelas tuna rungu (kurang pendengaran), kelas tuna grahita (retardasi mental), dan kelas autisme.

Tak hanya berbeda dalam pembagian kelas, penanganannya pun berbeda. Bila di sekolah umum satu guru dapat memegang hingga 30 murid, maka di SLB, satu guru menangani lima murid saja.

"Karena memang SLB itu pengajarannya individual, untuk SD misalnya, idealnya satu guru untuk lima siswa, SMP dan SMA beda lagi, satu guru untuk delapan siswa," ujarnya.

Pembatasan jumlah siswa dikarenakan kebutuhan siswa SLB lebih banyak dibandingkan siswa sekolah umum.

"Tak hanya itu, di luar pendidikan umum, kami pun menekankan pada keterampilan dan pengembangan diri," ujar Ina.

Penekanan pada pendidikan-pendidikan keterampilan dan pengembangan diri, menurut Ina, agar siswa dapat menjadi individu yang mandiri terlepas dari kekurangan yang dimiliki.


Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved