Pemuda Pengangguran Bikin Usaha Kreatif di Gekbrong, Manfaatkan Kain Bekas dari Pabrik Garmen

Sejumlah pemuda di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam kumpulan Gekbrong Berdaya Utama,

Pemuda Pengangguran Bikin Usaha Kreatif di Gekbrong, Manfaatkan Kain Bekas dari Pabrik Garmen
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Sejumlah pemuda di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam kumpulan Gekbrong Berdaya Utama, membuka bisnis kreatif ala anak muda memanfaatkan sisa kain dari pabrik garmen untuk dibuat tas. 

Laporan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sejumlah pemuda di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam kumpulan Gekbrong Berdaya Utama, membuka bisnis kreatif ala anak muda memanfaatkan sisa kain dari pabrik garmen untuk dibuat tas.

Mereka merintis usaha berbekal semangat ingin menghidupkan perekonomian daerah dengan memamerkan sejumlah produk berbagai model tas yang siap bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar.

"Tentunya kami harus mempunyai inovasi dan kreativitas dalam mendirikan bisnis tas ini, kenapa harus seperti itu agar produk yang kami jual tidak kalah bersaing dan terpenting berbeda dari yang lain," kata pendiri Gekbrong Berdaya Utama, Saeful Aji, pada saat hari launching produk, Senin (28/1/2019).

Saeful mengatakan, dalam mengembangkan usaha bersama ini tidak terlepas dari peran serta dukungan pemerintah desa (Bumdes) setempat, serta para pemuda Gekbrong yang antusias mengembangkan bisnis usaha bersama ini.

Menurutnya, walaupun persaingan dalam dunia bisnis tas saat ini begitu menjamur, tapi keberadaan usahanya ini siap ikut bersaing dan tidak mau kalah dengan produk lainnya.

Meski saat ini rumah produksi yang beralamat di Jalan Gekbrong kilometer 15 ini sederhana dan memiliki ruang kerja yang tak begitu luas, tapi keberadaan rumah produksi ini bisa menyedot para pekerja khsusnya pemuda yang tidak mempunyai pekerjaan.

Awal Mula Bocah Kelas 6 SD Dicabuli Hingga Hamil dan Melahirkan, Tak Tahu Hamil dan Dikira Penyakit

"Selain kami memberdayakan para pemuda setempat, dalam proses bahan produksinya pun ramah lingkungan dengan menggunakan sisa bahan tekstil dari perusahaan pabrik garmen setempat," kata Saeful.


Ia mengatakan, produk tasnya diberi label "GB1" memiliki kualitas baik namun harga terjangkau.

"Produk kami siap bersaing di pangsa pasar karena harga di bawah yang lain namun kualitas tak kalah, jenisnya untuk segala kebutuhan dan keperluan kegiatan di antaranya untuk seminar di beberapa instansi dan lembaga, lalu untuk keperluan perlengkapan sekolah dan tas untuk kegiatan outdoor," ujar Saeful.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved