Cerita Ayah Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus Bima Suci di Tol Cipularang

Lovindo adalah satu di antara beberapa korban yang mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu.

Cerita Ayah Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus Bima Suci di Tol Cipularang
Tribun Jabar/Haryanto
Bus Bima Suci mengalami kecelakaan tunggal di Cipularang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tragedi kecelakaan Bus Bima Suci yang mengakibatkan korban enam orang penumpang meninggal dunia, di jalur Tol Cipularang Kilometer 70, pada Senin (28/1/2019) pagi, masih menyisakan trauma mendalam bagi Lovindo Situngkir (25).

Lovindo adalah satu di antara beberapa korban yang mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu.

Ayah Lovindo, Lindon Situngkir (52) mengatakan, hingga kini anaknya belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut dan disambangi, meski sudah berada di kediamannya di Jalan Melong RT.03/04, Desa Melong, Kecamatan Cimahi Selatan sekitar pukul 17.00 WIB.

"Anak saya hanya luka ringan saja. Belum bisa bicara banyak dianya. Kalau pun ke sini dia enggak mau diwawancara," ujar Lindon, saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon Senin (28/1/2019) malam.

Berikut Nama Korban Meninggal Dunia Akibat Bus Bima Suci Terguling ke Parit di Tol Cipularang

Lindon menceritakan, begitu mengetahui informasi kecelakaan tersebut, dia segera menghubungi nomor ponsel putranya, tetapi tidak aktif.

Tak berselang lama, mereka pun bergegas menuju daerah Purwakarta untuk mengecek langsung.

"Kami langsung bertindak ke sana. Kondisinya cuma ada luka-luka sedikit. Tapi kami takut kena tulang. Diperiksa dulu di rumah sakit MH Thamrin Purwakarta," kata Lindon seraya menceritakan luka pada anaknya berada di bagian pergelangan tangan, dan di punggungnya.

Menurutnya, ketika bus baru saja berangkat di jalan, Lovindo dalam keadaan tertidur.

Sehingga, saat kecelakaan, anaknya yang bekerja di Serang, Banten itu tidak mengetahui secara pasti kejadian yang menimpanya.

"Pas kejadian pingsan. Saat dia sadar baru tahu sudah berada di rumah sakit ada perban," katanya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved