Bencana Alam Sulawesi Selatan: Sudah 68 Orang Dinyatakan Meninggal

BNPB per Ahad (27/1/2019), merilis data terbaru korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel)

Bencana Alam Sulawesi Selatan: Sudah 68 Orang Dinyatakan Meninggal
Istimewa
Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNJABAR.ID, GOWA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Ahad (27/1/2019) merilis data terbaru korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam rilisnya, banjir dari Bendungan Bili-bili, bendungan terbesar di provinsi tersebut masih menyisakan ribuan orang mengungsi.

Walau mulai surut dan sebagian warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing, namun ribuan orang masih tercatat mendiami pengungsian. Sampai Ahad (27/1/2019) kemarin total warga yang mengungsi mencapai 6.757 orang. 

Mereka ini ialah korban yang rumahnya hancur atau ikut hanyut terbawa aliran banjir pada Selasa (22/1/2019) lalu. Selain itu, warga juga masih merasa aman di pengungsian dibandingkan di rumah mereka masing-masing.

Selain korban mengungsi, tercatat, korban meninggal akibat banjir disertai tanah longsor di beberapa titik mencapai 68 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban meninggal terbanyak ada di Kabupaten Gowa.

Bawaslu Kabupaten Cirebon Tak Temukan Konten Pelanggaran Pemilu di Tabloid Indonesia Barokah

Pejabat Pemprov Jabar yang Dituduh Terima 90 Ribu Dollar Singapura, Hadir di Sidang Suap Meikarta

“Di Gowa 45 meninggal, Makassar 1 orang, Jeneponto 14 orang , Maros 4 orang, Takalar 2 orang, Selayar 2 orang, juga 7 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian,” ungkapnya, Ahad (27/1).

TIDak hanya itu, bencana alam di Sulsel juga berdampak pada 71 kecamatan yang tersebar di 13 kabupaten/kota meliputi Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai. 

Kerusakan fisik berimbas pada 550 unit rumah rusak (33 unit hanyut, 459 rusak berat, 30 rusak sedang, 23 rusak ringan, 5 rumah tertimbun).

Banjir juga berdampak pada 5.198 unit rumah terendam dan 13.326 hektare sawah terdampak. Banjir dan longsor juga merusak 65 unit sekolah di seluruh kabupaten/kota terdampak bencana alam di Sulsel.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved