Setelah Bupati Bandung Barat, Giliran Wali Kota Sukabumi Diperiksa Bawaslu Jabar 

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah, ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor Bawaslu Jabar, Jumat (25/1/2019).

Setelah Bupati Bandung Barat, Giliran Wali Kota Sukabumi Diperiksa Bawaslu Jabar 
tribunjabar/ferri amiril
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kedua dari kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat masih aktif mengawasi kepala daerah yang diduga berkampanye di luar waktu cuti dan libur. 

Kali ini, giliran Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, yang sedang diperiksa Bawaslu Jabar.

 Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah, ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor Bawaslu Jabar, Jumat (25/1/2019). 

“Itu kaitan dengan pernyataan dia, dugaan memberi dukungan pada salah satu caleg,” ujar Abdullah.

 Tetapi, ia belum bisa memberi keterangan banyak, karena kasus dugaan pernyataan dukungan tersebut masih dalam proses. 

Abdullah mengatakan Ada dua pasal yang mengikat kepala daerah terkait aturan kampanye. 

Keduanya adalah pasal 282 dan pasal 283 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

Pada pasal 282 diatur bahwa kepala daerah dilarang membuat keputusan, kebijakan, atau tindakan yang akan menguntungkan atau merugikan seorang kandidat peserta pemilu. 

“Pada pasal 283 dilarang juga membuat kegiatan imbauan yang dapat memberikan keuntungan peserta pemilu,” ujar Abdullah

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved