Tabloid Indonesia Barokah Sudah Tersebar di 21 Kecamatan di Garut

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Iim Imron, menuturkan pihaknya menerima laporan peredaran tabloid itu pada 18 Januari.

Tabloid Indonesia Barokah Sudah Tersebar di 21 Kecamatan di Garut
firman wijaksana/tribun jabar
Komisioner Bawaslu Garut menunjukkan Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Bawaslu Garut, Jalan Pramuka, Jumat (25/1/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak 21 kecamatan di Kabupaten Garut telah menerima Tabloid Indonesia Barokah.

Kecamatan Cilawu dan Malangbong jadi daerah pertama yang dikirim tabloid tersebut.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Iim Imron, menuturkan pihaknya menerima laporan peredaran tabloid itu pada 18 Januari.

Hingga kemarin malam, sejumlah Panwascam terus melaporkan peredaran tabloid.

"Terakhir di Cikelet dan Garut Kota yang laporan. Untuk wilayah kota, ada di Wanaraja, Samarang, dan Tarogong Kaler," ujar Iim di Kanto Bawaslu Garut, Jumat (25/1/2019).

Menurut Iim, tabloid tersebut disebarkan ke para pengurud Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan yayasan. Alamat pengirim semuanya berasal dari Bekasi.

"Semua DKM dan yayasan enggak tahu siapa pengirimnya," katanya.

Selain ditujukan langsung ke DKM dan yayasan, tabloid tersebut juga dititipkan ke kantor desa dan kecamatan oleh pihak Kantor Pos. Pihaknya pun sudah meminta agar tabloid tersebut tidak disebarkan terlebih dulu.

"Ada juga yang masih disimpan di Kantor Pos. Sudah kami cek agar ditahan dulu saja," ucapnya.

Iim menyebut dari 10 kecamatan, sudah ada 1.033 eksemplar tabloid. Tabloid itu dikirimkan dengan amplop berwarna coklat.

"Setiap amplop isinya ada tiga tabloid. Kami masih data peredarannya," ujarnya.

Foto
Komisioner Bawaslu Garut menunjukkan Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Bawaslu Garut, Jalan Pramuka, Jumat (25/1/2019).

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved