Peserta Lelang Jabatan yang Gagal Seharusnya Bisa Kembali ke Posisi Sebelumnya

Jika muncul isu peserta lelang yang gagal akan kehilangan jabatan, menurutnya, harus diklarifikasi karena tidak ada undang-undang mengatur itu.

Peserta Lelang Jabatan yang Gagal Seharusnya Bisa Kembali ke Posisi Sebelumnya
Tribun Jabar/ theofilus Richard
Kepala Badan Kepegawaian Daerah sekaligus Ketua Panitia Seleksi Lelang JPT, Yerry Yanuar, dan Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Lelang JPT, Dedi Mulyadi, di Gedung Sate, Jumat (25/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beberapa waktu lalu Pemprov Jabar menggelar lelang jabatan tinggi pratama (JPT) untuk 15 posisi, yang bisa diikuti ASN seluruh Indonesia.

Kemudian, bagaimana kalau peserta lelang jabatan gagal dalam seleksi?

Apakah mereka dapat kembali ke pos kerja sebelumnya?


Menurut Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Lelang JPT, Dedi Mulyadi, peserta yang gagal memenangkan lelang seharusnya dapat kembali ke tempat kerja sebelumnya.

"Jika dia diberikan rekomendasi oleh kepala daerahnya semisal Wali Kota Bandung, artinya diberikan keleluasaan untuk mengikuti seleksi terbuka," ujarnya ketika ditemui di Gedung Sate, Jumat (25/1/2019).

Jika peserta belum mendapat rekomendasi dari kepala daerah, maka peserta tersebut tidak bisa ikut seleksi dari awal.

Ketika seorang peserta seleksi yang gagal kembali ke lembaganya yang lama, maka ia harus menduduki jabatan yang sama, tidak boleh berbeda atau pun diturunkan.

"Justru orang yang direkomendasikan ikut adalah orang orang yang terbaik dari Kota Bandung dan itu pada saat dia gagal dia harus tetap posisi di sana," ujarnya menyontohkan.

Pansel Lelang Jabatan Tinggi Pratama, Pemprov Jabar Jamin Ridwan Kamil Tidak Intervensi

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved