Melalui Pelatihan Hingga Jepang, BBPP Lembang Ingin 'Lahirkan' Ratusan Ribu Petani Milenial

Kabid Penyelenggaraan Pelatihan, BBPP Lembang, Ramadani Saputra menargetkan munculnya 110.499 petani milenial.

Melalui Pelatihan Hingga Jepang, BBPP Lembang Ingin 'Lahirkan' Ratusan Ribu Petani Milenial
Tribun Jabar/Isep Heri
Para santri tengah mengikuti kelas pengoperasian alat mesin pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, di Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Tahun ini, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menargetkan ratusan ribu petani milenial 'lahir' di Jawa Barat.

Kabid Penyelenggaraan Pelatihan, BBPP Lembang, Ramadani Saputra menargetkan munculnya 110.499 petani milenial.

Untuk mencapai target itu, pihaknya gencar melakukan sejumlah pelatihan di berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat.

Selain target melahirkan banyak petani milenial, pelatihan yang sama juga diharapkan para petani muda menerapkan pertanian modern.

"Selain pelatihan mengenai cocok tanam, pengetahuan terhadap pemanfaatan teknologi alsintan (alat mesin pertanian) akan kami gelorakan untuk melahirkan petani-petani zaman now," kata Ramadani Saputra saat ditemui Tribun Jabar, di sela pelatihan santri tani di Tasikmalaya, Kamis (24/1/2019).

Tiket Gratis KA Galunggung Rute Kiaracondong-Tasikmalaya Diperpanjang hingga 25 Februari 2019

Puluhan Santri di Tasikmalaya Ikut Pelatihan Pertanian, Sarana untuk Lahirkan Santri Tani Milenial

Menurutnya, modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan sangat diperlukan di era milenial ini.

"Karena efisiensi dengan indikator kerja lebih cepat, lebih murah, hasil yang lebih banyak akan tercapai sehingga usaha tani lebih optimal," lanjut Ramadani.

Alsintan dan petani milenial baginya merupakan hal yang sangat berkaitan erat.

Penggunaan teknologi oleh petani milenial bisa menjadi jawaban atas tantangan tenaga kerja di bidang pertanian yang semakin berkurang.

Selain pelatihan-pelatihan di dalam negeri, calon-calon petani masa depan terpilih juga akan mendapat kesempatan magang di luar negeri.

"Kami juga ada program magang pertanian ke Jepang dan saat ini kami mulai bekerja sama dengan Taiwan, ini upaya-upaya yang mungkin kami kembangkan untuk melahirkan petani milenial," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved