Jalan Rusak Santapan Sehari-hari Warga Cianjur Selatan, Butuh Rp 700 Miliar untuk Perbaiki Jalan

Sebagian besar jalan rusak masih dikeluhkan warga Cianjur selatan. Akses transportasi berupa kubangan lumpur licin masih banyak ditemui

Jalan Rusak Santapan Sehari-hari Warga Cianjur Selatan, Butuh Rp 700 Miliar untuk Perbaiki Jalan
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Satu ruas jalan di Cianjur selatan yang kondisinya rusak parah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebagian besar jalan rusak masih dikeluhkan warga Cianjur selatan. Akses transportasi berupa kubangan lumpur licin masih banyak ditemui baik di jalan kabupaten, maupun di jalan desa.

Di balik kesabaran warga yang terbiasa dengan jalan rusak, hati kecil mereka tetap berkeinginan menikmati jalan mulus untuk beraktivitas.

Seorang warga Kadupandak Cianjur selatan yang rutin memerhatikan kehidupan sosial masyarakat, Yana Mulyana, mengatakan, jalan rusak bagi warga selatan sudah menjadi santapan sehari-hari.

"Jalan rusak bagaikan santapan biasa bagi masyarakat selatan pada umumnya, tidak hanya jalur utama yang masih dalam tahap pembenahan, jalan desa juga masih banyak yang belum dikerjakan dari dana desa," kata Yana, di Cianjur, Jumat (25/1/2019).

Yana mengatakan, di pelosok selatan bahkan ada jalan yang masih tanah merah alias tak beraspal.

"Jika musim hujan itu sulit dilalui, maka sebaiknya seluruh desa memprioritaskan jalan yang masih rusak atau yang belum dibangun sama sekali," katanya.

3 Warga Nigeria Dipidana Bayar Denda Rp 3 juta, Seorang di Antaranya Pemain Sepak Bola

Menurutnya, selain perbaikan, pemerintah juga perlu menegaskan lagi soal pemeliharaannya terutama untuk jalan desa yang saat ini mendapat gelontoran dana besar dari pusat.

"Partisipasi masyarakat itu penting untuk menyampaikan aspirasi dan turut mengawasi juga agar realisasinya sesuai," katanya.

Ia mengatakan, akses jalan utama terutama menuju pelayanan publik dan fasilitas pendidikan harus menjadi skala prioritas.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved