Santri Tani Milenial di Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian

menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan alat mesin pertanian kepada puluhan santri di Kabupaten Tasikmalaya.

Santri Tani Milenial di Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian
tribunjabar/isep heri
Puluhan santri tani milenial tengah mengikuti kelas pemaparan alat sistem pertanianyang diberikan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, di Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan alat mesin pertanian kepada puluhan santri di Kabupaten Tasikmalaya.

Pelatihan digelar selama tiga hari pada 24-26 Januari 2019 di Komplek Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Peserta pelatihan sebanyak 60 santri dari kalangan milenial, dari 10 pondok pesantren agribisnis di Kabupaten Tasikmalaya.

Kabid Penyelenggaraan Pelatihan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Ramadani Saputra, mengatakan pelatihan ini merupakan sarana untuk melahirkan santri tani millenial yang digaungkan pemerintah tahun ini.

"Melalui pelatihan ini para santri diberikan materi pengenalan alsintan, perawatan alsintan, pengoperasian alsintan. Inti pokoknya adalah bagaimana kami memberikan pemahaman pemanfaatan teknologi yang ada untuk membantu pertanian," jelas Ramadani Saputra saat ditemui Tribun Jabar, Kamis (24/1/2019).

Melalui pelatihan semacam ini, Ramadani berharap para santri yang memang berminat dalam dunia tani bisa memanfaatkan teknologi yang ada.

Meski Banyak Wajb Pajak Nakal, Pemkab Purwakarta Naikan Target Pendapatan Pajak Daerah

"Kami ingin pemanfaatan alsintan ini mendorong para santri tani millenial lebih menerapkan di dunia tani modern saat ini. Sehingga usaha tani lebih optimal, efektif dan efisien," ujarnya.

Setelah pelatihan usai nanti, para santri yang akan kembali ke kelompok usaha bersama (KUB) di pesantren masing-masing akan mendapatkan bantuan.

"Peserta kan merupakan anggota kelompok usaha bersama di pesantrennya, nanti setelah dapet ilmunya kami juga berikan bantuan satu kelompok dapat satu bantuan alsintan berupa traktor roda dua," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved