HIPMI Sebut Wisata Sumedang Kurang Maju Karena Minim SDM dan Promosi

Ketua BPC HIPMI Sumedang, Eka Anugrah, menyebutkan, banyak potensi alam dan budaya yang jadi destinasi wisata di Sumedang . . .

HIPMI Sebut Wisata Sumedang Kurang Maju Karena Minim SDM dan Promosi
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Ilustrasi: Batu Dua Cross Country digelar selama satu minggu, dari 7 - 13 September 2018 di venue Paralayang Batu Dua yang terletak di Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumedang, Eka Anugrah, menyebutkan, banyak potensi alam dan budaya yang menjadi destinasi wisata di Sumedang, namun  tidak diketahui banyak orang.

Eka menuturkan, penyebab banyaknya potensi alam dan budaya yang tidak dikenal banyak masyarakat luas, dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan kurangnya promosi.

"Akibatnya, Sumedang tidak menjadi destinasi wisata masyarakat luas karena jarang diketahui," kata Eka di Kantor BPC HIPMI Sumedang, Jalan Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Kamis (24/1/2019).

Kemajuan teknologi di Kabupaten Sumedang, dianggap belum terlalu maju dibandingkan daerah lain di Jawa Barat, diharapkan kemajuan digitalisasi dapat segera dirasakan di Sumedang, untuk pengembangan potensi pariwisata.

Penyebab lainnya pun, kata Eka, banyak pengusaha di Kabupaten Sumedang yang memilih membangun serta mengembangkan potensi alam serta budaya di daerah luar Sumedang.

"Sudah saatnya kami pulang dan mengembangkan sumber daya alam yang ada di Sumedang," katanya.

Eka mengatakan, himpunan ini didalamnya merupakan pengusaha muda yang akan membantu pemerintah memajukan industri pariwisata dan kebudayaan di Sumedang.

Ia menambahkan, upaya kontribusi yang akan dilakukan oleh HIPMI, sesuai dengan visi dan misi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yakni menjadikan Jawa Barat sebagai wajah pariwisata Indonesia.

"Sebagai putra daerah, kami menyambut hal baik upaya tersebut dan kami siap," kata Eka.

Situasi di Wana Wisata Kampung Ciherang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (25/12/2017).
Situasi di Wana Wisata Kampung Ciherang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (25/12/2017). (Tribun Jabar/Seli Andina Miranti)

Di Kabupaten Sumedang, diakui terdapat sejumlah potensi, mulai dari cagar budaya, cagar alam, hingga cagar religi, untuk cagar alam, Kabupaten Sumedang memiliki Waduk Jatigede, perkebunan teh Margawindu, Tahura, Palasari, dan wisata alam Ciherang.

Sedangkan untuk destinasi cagar budaya dan religi, Kabupaten Sumedang memiliki banyak sanggar tari jaipong dan situs makam pahlawan nasional dari Aceh, yaitu Cut Nyak Dhien yang dimakamkan di Gunung Puyuh.

Mau Berburu Makanan, Kopi, dan Teh, di 1 Tempat Sekaligus? Bisa ke Food Club Culinary Coffee and Tea

Vigit Waluyo Ungkap Modus Mafia Bola, Juara Liga 1 Sudah Diatur Tiap Tahun dan Pengaturan Skor

 

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved