Fadli Zon Heran Menko Polhukam Koreksi Penyataan Presiden Terkait Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Fadli Zon heran Menko Polhukam koreksi pernyataan Presiden terkait pembebasan Abu Bakar Ba'asyir.

Fadli Zon Heran Menko Polhukam Koreksi Penyataan Presiden Terkait Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Perbedaan kebijakan yang ditunjukkan pemerintah dalam beberapa hari terakhir terkait pembebasan terpidana kasus tindak pidana terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir membuat Wakil Ketua DPR Fadli Zon heran.

Fadli Zon mengacu pada pernyataan resmi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Wiranto mengakan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir membutuhkan pertimbangan dari sejumlah aspek terlebih dahulu.

"Ini, kan, Presiden sendiri yang bicara. Masa Menko Polhukam mengoreksi Presiden, bagaimana ceritanya?" ujar Fadli Zon di kompleks parlemen, Selasa (22/1/2019).

Menurut Fadli Zon, seharusnya apa yang disampaikan seorang Presiden harus diikuti oleh menterinya.

Ia bingung Wiranto malah terkesan mengoreksi pernyataan Jokowi yang mengakui rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir.

Ia pun menyindir hubungan Jokowi dengan pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril sempat mengeluarkan pernyataan pemerintah bersedia membebaskan Abu Bakar Ba'asyir.

"Jadi menurut saya, mana yang benar sekarang? Presiden atau menterinya atau juru bicara TKN-nya Yusril Ihza Mahendra?" kata Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, kegamangan ini akibat niat untuk memolitisasi kasus ini.

Halaman
123
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved