SMK Cibening di Cibingbin Kuningan Sempat Terendam Air 80 Sentimeter, Tembok Saluran Irigasi Jebol

SMK Cibening di Cibingbin, Kabupaten Kuningan sempat terendam air setinggi 80 sentimeter kemarin.

SMK Cibening di Cibingbin Kuningan Sempat Terendam Air 80 Sentimeter, Tembok Saluran Irigasi Jebol
ISTIMEWA/Dokumentasi Bidang Humas Polda Jabar
Ilustrasi membersihkan sisa banjir di Kuningan. Anggota polisi dari Polres Kuningan membantu membersihkan lumpur pascabanjir yang melanda enam desa di Kabupaten Kuningan, Senin (23/1/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN – Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bersama personel TNI, Polri, dan warga masih membersihkan material sisa banjir yang melanda Desa/Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Banjir terjadi Minggu (20/1/2019) sore merendam tiga hektare sawah dan SMK Cibening.

“Saat ini, kami masih membersihkan sisa banjir di sekolah maupun lingkungan yang terdampak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin saat dihubungi di Kuningan di laman Kompas.id.

Pihaknya juga masih mendata dampak kerusakan akibat banjir tersebut.

Sebelumnya, hujan ringan yang melanda daerah Cibingbin sejak pukul 12.30 hingga hujan deras pada pukul 15.00–17.30 memicu tembok saluran irigasi jebol.

Banjir lalu merendam sawah setempat dan sekolah. Kondisi ini diperparah karena Bendungan Cariang yang menampung air rusak.

Akibatnya, SMK Cibening terkena limpasan air dengan tinggi 80 sentimeter selama 30 menit.

Setelah itu, air kembali surut. Sebagian pagar SMK sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter juga ambruk. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Air sudah surut pada Minggu pukul 18.00. Peralatan sekolah dalam kondisi aman, tidak ada yang terendam,” ujar Agus.

Pihaknya bersama warga, TNI dan Polri pun membersihkan sisa material banjir.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada karena saat ini masih dalam musim hujan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.id dengan judul, "Petugas Bersihkan Sisa Banjir di Cibingbin, Kuningan".

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved