Sekolah Rusak di Cianjur

Murid SDN Campakawangi Harus Akrab dengan Lumpur dan Debu, Kelas Berlantai Tanah dan Tanpa Jendela

Murid SDN Campakawangi harus akrab dengan debu dan lumpur saat belajar. Kelas mereka berlantai tanah tanpa jendela.

Murid SDN Campakawangi Harus Akrab dengan Lumpur dan Debu, Kelas Berlantai Tanah dan Tanpa Jendela
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Seorang murid SDN Campakawangi membaca buku di dalam kelas yang kondisinya memprihatinkan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Empat sekolah dasar di Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, kondisinya rusak parah.

Murid terpaksa belajar dengan keadaan sekolah tanpa jendela, berlantai tanah, dan beratap asbes yang sudah bocor di sana-sini.

Sekolah berlantai tanah penuh debu dengan kondisi dalam ruangan yang berantakan dan tak sehat terlihat di SDN Campakawangi, Kampung Kebon Kopi, RT 3/2, Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak.

Jika hujan turun maka lantai kelas berubah menjadi lumpur yang lengket.

Jika sedang kemarau debu mengganggu pernafasan para murid.

Dinding ruangan kelas sudah mengelupas temboknya dan memperlihatkan batu bata merah.

Kondisi memprihatin terlihat di SDN Campakawangi, Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak, Rabu (16/1/2019).
Kondisi memprihatin terlihat di SDN Campakawangi, Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak, Rabu (16/1/2019). (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Di bagian belakang kelas, tumpukan barang bercampur dengan bekas pagar, bekas lemari, bekas meja, dan bekas kursi yang sudah berdebu.

Kondisi tersebut diketahui sudah berlangsung bertahun-tahun.

Guru dan murid hanya bisa pasrah dengan keadaan, karena mereka sudah mengajukan perbaikan berkali-kali tapi tak kunjung direspons oleh Dinas Pendidikan.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved