Bulan Depan, Harga Rumah Subsidi Naik, Usulan Kenaikan Antara 3 Persen sampai 7,5 Persen

Soal kenaikan harga rumah subsidi itu dikatakan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid

Bulan Depan, Harga Rumah Subsidi Naik, Usulan Kenaikan Antara 3 Persen sampai 7,5 Persen
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Seorang warga saat sedang melihat-lihat rumah subsidi yang dibangun di Jalan Cireundeu, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/7/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Pada bulan Februari 2019, harga rumah subsidi dipastikan naik. 

Soal kenaikan harga rumah subsidi itu dikatakan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, kepada Kompas.com, Senin (21/1/2019).

Besaran kenaikan rumah subsidi masih dalam pembahasan Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sekarang sedang dibahas di Kementerian Keuangan. Paling lambat diputuskan bulan depan, diusahakan semoga bisa bulan ini,” ujar Khalawi Abdul Hamid.

Dia mengatakan, jumlah kenaikan yang diusulkan adalah 3 persen sampai 7,5 persen. Angka itu hanya berlaku untuk tahun 2019 sedangkan untuk tahun-tahun berikutnya akan dibicarakan lebih lanjut.

Ini Prediksi OJK Soal Tekanan Pasar Keuangan Global di Tahun 2019

Bebas dari Penjara, Basuki Tjahaja Purnama Tak Ingin Lagi Dipanggil Ahok, Ini Alasannya

Sembari menunggu keluarnya surat keputusan, harga rumah subsidi untuk sementara masih menggunakan harga yang berlaku pada 2018.

Untuk diketahui, angka kenaikan harga rumah subsidi berbeda-beda di tiap daerah. Ada beberapa faktor yang membuat perbedaan harga, di antaranya harga material dan tanah di masing-masing daerah.

“Harga tanah itu yang paling tinggi pengaruhnya, di setiap daerah beda-beda, misalnya di Papua, Bali, dan yang lain,” ucap Khalawi.

Dia menambahkan, sudah berdiskusi dengan para pengembang. Sejauh ini para pengembang mengaku tidak ada masalah dengan rencana tersebut. Bahkan mereka semakin bersemangat untuk memasarkan rumah subsidi.

“Kami sudah bicara sama-sama dengan pengembang. Mereka oke saja, jadi enggak ada masalah. Malah lebih semangat,” imbuh Khalawi.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved