Mengaku Urang Sunda, Ma'ruf Amin Katakan Indonesia Akan Punya Pemimpin dari Tanah Sunda

Mengaku orang tanah Sunda, Ma'ruf Amin mengatakan sebentar lagi Indonesia akan kembali punya pemimpin yang berasal dari tanah Sunda.

Mengaku Urang Sunda, Ma'ruf Amin Katakan Indonesia Akan Punya Pemimpin dari Tanah Sunda
tribunjabar/fasko dehotman
Sambutan Calon Wakil Presiden Nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, di acara peresmiam Kopi Abah di Jalan Karapitan No 22, Kota Bandung, Sabtu (19/1/2019) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Calon Wakil Presiden nomor urut satu, Ma'ruf Amin, mengatakan, sebentar lagi Indonesia akan kembali memiliki pemimpin yang berasal dari tanah Sunda.

Pada tahun 1983-1988, Wakil Presiden Indonesia, Umar Wirahadikusumah, merupakan wakil presiden pertama dari tanah Sunda yang lahir di Sumedang, Jawa Barat.

Ma'ruf Amin mengatakan, setelah Umar Wirahadikusumah, ia yang mengaku merupakan orang tanah Sunda akan memimpin Negara Republik Indonesia, tapi dengan latar belakang berbeda.

"Pak Umar dari TNI sebagai jenderal, mudah-mudahan sekarang dari ulama," kata Amin saat berpidato di acara pelantikan 27 cabang kota/kabupaten ARBI Jawa Barat di pelataran Masjid Aisyah Almasoem, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (20/1/2019).

Ia menambahkan, pernah mendengar adanya pernyataan bila orang Sunda itu "asa aya, tapi teu aya" (ada, tapi tidak ada).

"Harus menyatakan bahwa orang Sunda akan terus berperan," katanya.

Anggota Tim Kemenangan Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan, Amin bisa diterima semua kalangan di Jawa Barat dan tidak hanya diterima oleh kalangan pesantren saja.

Ia menambahkan, kekuatan partai politik pengusung saat ini tidak hanya mempengaruhi kemenangan pada Pilpres 2019, melainkan dari tokoh yang diusung.

"Kiai Ma'ruf Amin masuk kedalam semua kalangan, itu adalah modal besar," katanya.

Disinggung mengenai hasil survei yang belum memuaskan, kata Cucun, setelah debat pilpres lalu semua tim akan untuk meningkatkan elektabilitas.

"Semua turun ke seluruh Jawa Barat, untuk Bandung Raya semua," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved