Erick Thohir Sebut Optimisme Jadi Dasar Jokowi Membangun Indonesia, Ajak Milenial Tebar Optimisme

Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Maruf Amin, Erick Thohir menjumpai ratusan milenial Kota Bandung

Erick Thohir Sebut Optimisme Jadi Dasar Jokowi Membangun Indonesia, Ajak Milenial Tebar Optimisme
tribunjabar/mega nugraha
Erick Thohir bersama kaum milenial di Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Maruf Amin, Erick Thohir menjumpai ratusan milenial Kota Bandung di Jalan Tamblong, Kota Bandung, Minggu (20/1/2019).

Pada kesempatan itu, ia tampil sebagai motivator bagi generasi milenial yang terdiri dari siswa SMA dan mahasiswa di Kota Bandung itu.

"Kita jangan mau jadi bangsa yang pesimis, kita harus jadi bangsa yang optimis. Anak muda jika mau sukses harus optimis," ujar Erick Thohir.

Ia menunjuk Joko Widodo alias Jokowi, sebagai sosok presiden, tokoh yang mampu menebar optimisme bahwa Indonesia bisa maju. Menurutnya, Indonesia sulit berkembang jika dibangun dengan pesimisme.

"Kalau kita punya presiden Jokowi yang bisa jadi imam, jadi bapak dan bisa jadi sahabat rakyat, Indonesia punya kesempatan untuk maju karena punya Jokowi yang menebar optimisme," ujar Thohir.

Oded M Danial Ajak Relawan Turut Sukseskan Program Pemkot Bandung, Bukan Sokong Jongklok

Thohir juga sempat menyinggung soal Indonesia jadi pusat perhatian dunia di ajang Asian Games. Saat itu, ia sebagai Ketua Inasgoc. Menurutnya, lima miliar viewer melihat segala konten digital yang disajikan baik di media sosial maupun media konvensional.

"Artinya, Indonesia mengalami pertumbuhan karena program-program Jokowi sudah terlihat mulai dari pembangunan infrastruktur, pengurangan beban ekonomi rumah tangga dengan adanya kartu Indonesia sehat dan pintar. Temen-temen di desa selama ini terus jalan bahkan ditingkatkan, ini luar biasa," ujar Thohir.

Beredar Surat Pemecatan Edy Rahmayadi Sebagai Ketum PSSI di Media Sosial

Ia juga mengingatkan pentingnya Indonesia dibangun oleh optimisme bangsanya. Ia berkaca pada negara yang berkonflik seperti Yugoslavia hingga Syria.

"Sayang kalau sampai bangsa kita harus pecah. Anak muda kita, ibu-ibu kita, semuanya tidak bisa berkarya. Jangan sampai pecah gara-gara hal yang selama ini selalu di pesimiskan," ujar dia.

Pada kesempatan itu, tampak hadir politisi Golkar Nurul Arifin dan politisi PDIP Nico Siahaan.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved