Warga Kudang Kaler Ajukan 4 Poin Tuntutan untuk Dibahas Pemkot, Jangan Libatkan LSM atau Ormas

Warga Kudang Kaler ajukan 4 poin yang akan dibahas pemkot, satu di antaranya jangan ada penunjukan ormas atau LSM.

Warga Kudang Kaler Ajukan 4 Poin Tuntutan untuk Dibahas Pemkot, Jangan Libatkan LSM atau Ormas
Tribun Jabar/Isep Heri
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman didampingi wakilnya Muhammad Yusuf saat bertemu ratusan warga Kampung Kudang Kaler, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, yang mendatangi Bale Kota Tasikmalaya, Jumat (18/1/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah warga Kampung Kudang Kaler, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, mendatangi Bale Kota Tasikmalaya, Jumat (18/1/2019) siang.

Kedatangan sejumlah warga yang itu untuk menemui Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, terkait keberadaan pembangunan pasar rakyat di bekas Sub Terminal Awipari.

Keinginan warga pun dipenuhi. Wali Kota Budi Budiman didampingi wakil dan sekdanya menemui massa.

Budi Budiman dan warga yang datang melakukan dialog seputar permasalahan pasar rakyat.

Dari hasil dialog itu tampaknya pihak warga dan pemkot mulai menemui kesepahaman dan titik terang dengan adanya permohonan dari Wali Kota yang menyatakan kurangnya sosialisasi selama ini.

Tidak cukup diskusi, warga yang tergabung dalam Forum Keluarga Besar Masyarakat Kudang Kaler Bersatu (FKBMKB) itu juga menyampaikan surat penyataan yang akan dibahas oleh pemkot.

Dalam surat yang diajukan itu terdapat 4 poin pernyataan kesepakatan yang diajukan forum.

Di antaranya, mengganti nama Pasar Rakyat Awipari menjadi nama Pasar Rakyat Cibeureum.

Kedua, masyarakat minta dilibatkan dalam musyawarah terkait kebijakan Pasar Rakyat Cibeureum.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved