Pilpres 2019

Dengar Jawaban Sandiaga Soal HAM, Jokowi: Pak Sandiaga Nuduh-nuduh, Kalau Ada Persekusi ya Laporkan

Pada kesempatan itu, Sandiaga bercerita bertemu dengan salah seorang petani yang disebutnya mendapatkan tindak persekusi.

Dengar Jawaban Sandiaga Soal HAM, Jokowi: Pak Sandiaga Nuduh-nuduh, Kalau Ada Persekusi ya Laporkan
Capture Youtube
Jokowi dan Sandiaga Uno di debat capres 2019 

TRIBUNJABAR.ID - Pada sesi debat capres pertama tadi malam di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2018), kubu Prabowo - Sandiaga mendapatkan pertanyaan mengenai masalah Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Mendapatkan amplop kuning huruf E, Prabowo - Sandiaga ditanya oleh moderator Ira Koesno dengan pertanyaan yang ada dalam amplop tersebut terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

"Indonesia adalah negara yang beragam dari sisi agama, etnis, dan pandangan politik, tapi masih terjadi diskriminasi dan persekusi, dari sisi Ham, apa strategi Anda untuk mengatasi hal-hal ini?," kata Ira Koesno kepada paslon no urut 02, Prabowo - Sandiaga bertanya soal Hak Asasi Manusia (HAM).

Mendapat pertanyaan soal Hak Asasi Manusia (HAM), Prabowo yang langsung menjawab pertanyaan tersebut dari moderator Ira Koesno.

"Dalam sistem bernegara, seorang kepala negara disebut kepala eksekutif, berarti dia adalah petugas penegak hukum yang tertinggi di negara ini, maka dari itu saya akan menatar seluruh aparat penegak hukum, saya akan instruksikan, saya akan tegaskan bahwa tidak boleh diskriminasi terhadap suku, agama, etnis apapun. Jadi intinya adalah aparat itu adalah tanggung jawab kepala eksekutif, jadi kita harus jamin, kalo ada pejabat yang menyimpang, saya akan pecat," kata Prabowo.

Pada waktu yang masih tersisa sekitar 1 menit, lalu dimanfaatkan Sandiaga untuk menambahkan dan melengkapi jawaban Prabowo.

Pada kesempatan itu, Sandiaga bercerita bertemu dengan salah seorang petani yang disebutnya mendapatkan tindak persekusi.

Prabowo Subianto saat menajwab pertanyaan soal HAM di sesi debat capres 2019, Kamis (17/1/2019)
Prabowo Subianto saat menajwab pertanyaan soal HAM di sesi debat capres 2019, Kamis (17/1/2019) (Capture NET TV)

"Dalam kunjungan ke 1.000 titik lokasi bertemu masyarakat, saya menemukan hal-hal yang sangat membuat kita miris, ada kisah Pak Najib, seorang nelayan di pantai Pasir Putih Cilamaya Karawang, beliau mengambil pasir untuk menanam di hutan mangrove (di hutan bakau). Beliau dipersekusi, dikriminalisasi, banyak persekusi dan kriminalisasi tidak terpantau, kita lihat yang besar-besar saja, sementara kasus-kasus yang berdampak pada masyarakat, orang-orang kecil atau wong cilik tidak ditangani dengan baik," kata Sandiaga.

Setelah selesai sesi pertanyaan terhadap kubu Prabowo - Sandiaga, kubu Jokowi - Maruf Amin pun diminta untuk menanggapi jawaban dari kubu Prabowo - Sandiaga terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam kesempatan ini, Jokowi yang berbicara langsung untuk menanggapi jawaban Prabowo - Sandiaga.

"Keragaman, perbedaan-perbedaan, baik beda suku, agama, adat, tradisi, dam beda bahasa daerah adalah sudah menjadi sunatulloh,  sudah menjadi hukum Allah yang diberikan kepada bangsa kita Indonesia. Aset terbesar bangsa ini adalah persaudaraan, aset bangsa ini adalah kerukunan, dengan itu saya selalu mengajak, marilah perkuat ukhuwah islamiyah kita, karena persatuan persaudaraan adalah aset terbesar bangsa Indonesia. Kalau memang ada persekusi, tadi pak Sandi nuduh-nuduh lagi tadi, ya gampang sekali, laporkan, saya akan perintahkan tindak tegas pelaku tersebut," kata Jokowi.

Sesi debat capres 2019 dengan tema HAM. antara paslon nomor urut 01 dan 02, Kamis (17/1/2019)
Sesi debat capres 2019 dengan tema HAM. antara paslon nomor urut 01 dan 02, Kamis (17/1/2019) (Capture NET TV)

Kemudian, moderator Ira Koesno kembali meminta kubu Prabowo - Sandiaga untuk menanggapi jawaban dari kubu Jokowi - Maruf Amin.

"Pak Presiden yang saya hormati, saya tidak menuduh, yang kami sampaikan adalah cerita-cerita yang kami tampung, dalam kunjungtan kita bertemu masyarakat. Kami ingin menghadirkan rasa keadilan, Hak Asasi Manusia (HAM) kita pikir definisi-definisi yang besar, tapi untuk masyarakat kecil itu adalah hak untuk mendapatkan lapangan pekerjaan," kata Sandiaga.

(Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas)

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved