940 Narapidana di Lapas Narkotika Cirebon Lakukan Perekaman KTP Elektronik Menjelang Pemilu 2019

Sebanyak 940 narapidana di Lapas Narkotika Cirebon melakukan perekaman KTP elektronik.

940 Narapidana di Lapas Narkotika Cirebon Lakukan Perekaman KTP Elektronik Menjelang Pemilu 2019
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Perekaman KTP elektronik bagi narapidana di Lapas Narkotika Cirebon, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sebanyak 940 narapidana melakukan perekaman KTP elektronik di Lapas Narkotika Cirebon, Jumat (18/1/2019).

Hal itu dilakukan sejalan dengan amanat Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhumham) RI yang bekerja sama dengan KPU untuk melakukan perekaman KTP elektronik menjelang Pemilu 2019.

"Sampai saat ini ada 340 orang yang sudah melakukan perekaman. Harapan kami semua warga binaan mempunya hak untuk memilih pada saatnya," ujar Kepala Lapas Narkotika Cirebon, Jalu Yuswa Panjang, saat ditemui di Lapas Narkotika Cirebon, Jumat (18/1/2019).

Nantinya, narapidana yang merupakan warga Kabupaten Cirebon, mempunyai hak pilih untuk DPRD kabupaten, DPR RI, DPD, dan Pilpres.

Narapidana yang alamatnya berasal dari luar Kabupaten Cirebon tidak mempunyai hak pilih untuk DPRD kabupaten.

Untuk narapidana yang berasal dari luar Jawa Barat, hanya mempunyai hak pilih untuk pilpres saja.

"Kabupaten Cirebon di sini ada 140 orang. Kira-kira nanti ada dua sampai tiga TPS," kata Jalu Yuswa Panjang.

Untuk narapidana yang bebas saat pemilihan, tetap melakukan perekaman KTP elektronik karena dikhawatirkan tidak masuk dalam DPT.

Saat pelaksaan pemilu mendatang, ada sekitar 113 orang yang akan bebas dari Lapas Narkotika Cirebon.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved