Merespons Kenaikan Tarif Pengiriman Barang, Bukalapak Mengambil Sikap Ini

Dia menyebut, manajemen Bukalapak bakal melakukan komunikasi dan koordinasi dengan para perusahaan penyedia jasa pengiriman barang

Merespons Kenaikan Tarif Pengiriman Barang, Bukalapak Mengambil Sikap Ini
KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Ilustrasi Bukalapak. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Kenaikan tarif pengiriman barang belum berdampak pada perusahaan e-commerce di Indonesia, Bukalapak.

Vice President of Merchant Bukalapak, Howard Gani, mengatakan pihaknya masih mencermati seperti apa dampak yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut.

"Kenaikan tarif ini baru saja berlaku di 2019 sehingga bagi Bukalapak belum terlihat dampaknya," kata Howard Gani kepada Kompas.com, Kamis (17/1/2019).

Dia menyebut, manajemen Bukalapak bakal melakukan komunikasi dan koordinasi dengan para perusahaan penyedia jasa pengiriman barang sehingga diperoleh solusi terbaik terkait hal ini.

"Tentunya kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak logistik terkait kenaikan tarif tersebut dan akan memberikan solusi yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Bukalapak Rugi Rp 70 Juta Gara-gara Penipuan Voucher Cashback, Tiga Orang Jadi Tersangka

Agen Travel Setop Jual Tiket Pesawat Lokal karena Mahal, Grup-Grup Wisatawan Beralih ke Negara Lain

Dia menyebutkan, selama ini Bukalapak telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan pengiriman barang atau kurir. Di antaranya, JNE, TIKI, J&T, Pos Indonesia, Wahana, Grab, Sicepat, Gosend, dan lainnya.

Bukalapak akan tetap memberikan yang layanan terbaik kepada pelanggannya meskipun terjadi kenaikan tarif pengiriman barang.

"Bukalapak akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak logistik untuk memberikan solusi dan alternatif yang terbaik bagi pengguna setia Bukalapak," tuturnya.

Gani juga tidak bisa memerkirakan dan memprediksi apakah ada penuruan atau peningkatan transaksi, menyusul kenaikan tarif pengriman barang ini.

Ia menilai kenaikan tarif itu pasti memiliki dasar dan alasan yang kuat. "Menaikkan tarif tentu ada dasar pertimbangannya," sebut dia.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved