Bantah Prabowo, Timses Jokowi Sampaikan Besaran Gaji Dokter

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi membantah bagian isi pidato Capres No 02, Prabowo Subianto.

Bantah Prabowo, Timses Jokowi Sampaikan Besaran Gaji Dokter
ISTIMEWA
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi membantah bagian isi pidato Capres No 02, Prabowo Subianto.

Sebagaimana diketahui, mantan Danjen Kopassus itu menyebut bahwa gaji tukang parkir lebih besar dari gaji dokter di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan besaran gaji dokter yang sebenarnya.

Menurut dia, gaji dokter harus dilihat berdasarkan kualifikasi masing-masing dokter.

Faktanya, terdapat kualifikasi dokter spesialis maupun dokter umum.

“Sebenarnya baru saat ini gaji dokter di Indonesia sangat besar dalam setiap bulannya. Selain gaji, mereka itu mendapatkan jasa medis dari pemeriksaan pasien. Kalau tidak percaya, silakan cek,” kata Dedi saat ditemui di kantornya, di kawasan Tajug Gede, Cilodong, Bungursari, Purwakarta, Rabu (16/01/2019).

Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut sempat menjelaskan salah satu kebijakaannya saat menjadi Bupati Purwakarta.

Gaji dokter saat itu mencapai minimal Rp 7,5 Juta dalam setiap bulan.

Jumlah tersebut dapat bertambah jika pasien terus berkurang dalam setiap bulannya.

Halaman
123
Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved