4 Kepala Sekolah di Cianjur Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Cianjur

Empat Kepala Sekolah di Cianjur diperiksa KPK terkait korupsi dana pendidikan yang menyeret bupatinya Irvan Rivano Muchtar

4 Kepala Sekolah di Cianjur Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Cianjur
Tribunnews.com/Ilham Ryan Pratama
Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar resmi mengenakan rompi oranye setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Empat Kepala Sekolah di Cianjur diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi dana pendidikan yang menyeret bupatinya Irvan Rivano Muchtar.

Empat kepala sekolah itu adalah Kepsek SMP PGRI 1 Campaka Sunarya, Kepsek SMP Terpadu Azzahra Sobariah, Kepsek SMP PGRI Kadupandak Sudira, dan Kepsek SMP IT Darul Karomah Hasan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun 2018.

"Keempat orang saksi akan dimintai keterangan untuk tersangka IRM (Irvan Rivano Muchtar, Bupati nonaktif Cianjur)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (16/1/2019).

Irvan Rivano Muchtar diduga memotong dana untuk pembangunan fasilitas sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Di Jawa Barat, Kota Depok Paling Aman dari Bencana dan Cianjur Paling Rawan

Kepala Dinas Pendidikan Akan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar

Selain Irvan Rivano Muchtar, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka.

Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan di Kabupaten Cianjur Rosidin, dan Kakak Ipar Bupati Cianjur bernama Tubagus Cepy Sethiady.

Irvan Rivano Muchtar bersama sejumlah pihak diduga telah memotong pembayaran DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018 sebesar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar.

Padahal, anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas pendidikan di 140 SMP di Kabupaten Cianjur. Beberapa di antaranya untuk pembangunan ruang kelas dan laboratorium.

Pemotongan dana tersebut diambil dari DAK Pendidikan yang telah dialokasikan kepada sekitar 140 sekolah di Kabupaten Cianjur. (Ilham Rian Pratama)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Periksa 4 Kepala Sekolah di Kabupaten Cianjur Terkait Korupsi Dana Pendidikan

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved