Polisi Minta Jalan Mahar Martanegara Segera Diperbaiki, Sering Macet di Jam Sibuk

Polisi meminta Jalan Mahar Martanegara segera diperbaiki. Sering macet saat jam sibuk.

Polisi Minta Jalan Mahar Martanegara Segera Diperbaiki, Sering Macet di Jam Sibuk
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Jalan Mahar Martanegara, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kerusakan Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi akibat aspalnya mengelupas kerap menyebabkan kemacetan, terutama saat jam sibuk, seperti pada pagi dan sore hari.

Seperti diketahui, mengelupasnya aspal jalan tersebut akibat diterjang banjir dari Sungai Ciputri yang berada di sekitar Jalan Mahar Martanegara. Air Sungai Ciputri meluap saat hujan deras.

Kanit Dikyasa Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, Iptu Deden Indrajaya mengatakan, seharusnya jalan tersebut bisa segara diperbaiki agar kondisi arus lalu lintas tidak terus terjadi kepadatan.

"Jalan Mahar Martanegara, tepatnya di sekitar Pasar Cimindi, pertigaan Cibaligo dan existing Cigugur Tengah kerap mengalami kepadatan pada jam sibuk," ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Senin (14/1/2019).

Pihaknya pun mempertanyakan, mengapa jalan yang sudah dibeton dan masih dalam kondisi bagus malah ditimpa aspal dengan cara diaspal.

"Setelah diaspal saat musim hujan tergerus sama air hujan, sehingga akhirnya aspal mengelupas lagi karena aspal hanya menempel sesaat," katanya.

Pihaknya menyarankan agar aspal tersebut untuk sementara diratakan terlebih dahulu karena jika tak segera diratakan, bisa menimbulkan terjadinya kecelakaan.

"Mengingat kondisinya saat ini terbilang parah, jalannya berlubang karena sebagian aspalnya mengelupas dan sangat riskan terjadi kecelakaan," ucapnya.

Ia mengatakan, kendaraan yang melintas di Jalan Mahar Martanegara itu per jamnya bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 kendaraan.

Sebelumnya Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengatakan, saat ini kerusakan jalan tersebut totalnya sudah mencapai 300 meter, tapi tak akan diperbaiki selama musim hujan.

"Terlalu berisiko kalau perbaikannya harus dilakukan saat musim hujan. Saya enggak berani karena pasti rusak lagi. Siapa pun sudah tahu kalau musuh aspal itu air," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Jumat (11/1/2019).

Pihaknya bakal memperbaiki jalan itu secepatnya, tapi harus menyesuaikan dengan cuaca, sebab saat ini Kota Cimahi masih sering dilanda hujan deras. Sungai Ciputri pun sering meluap dan airnya menerjang jalan tersebut.

"Jadi kita harus menunggu dulu cuacanya tidak ekstrim lagi. Semoga akhir Januari ini kita bisa melakukan perbaikan," kata Wilman.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved