PKS Wacanakan SIM Seumur Hidup, Mungkin atau Mustahil? Ini Kata Pengamat Politik Unpad Bandung

Berbeda dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM menyangkut keselamatan berlalu lintas pemilik SIM dan orang lain yang berkendara.

PKS Wacanakan SIM Seumur Hidup, Mungkin atau Mustahil? Ini Kata Pengamat Politik Unpad Bandung
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Kepadatan arus kendaraan di depan pintu masuk Kebun Binatang Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Selain mewacanakan penghapusan pajak kendaraan bermotor, Partai Keadilan Sejahteran (PKS) juga mewacanakan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup.

Wacana ini juga terpampang dalam spanduk kampanye yang terlihat di beberapa titik jalan.

Menurut pengamat politik dan pemerintahan dari FISIP Universitas Padjadjaran, wacana ini tidak mungkin terwujud.

“Enggak mungkin. SIM itu di banyak negara berlaku lima tahun, ada poinnya. Poinnya, kalau SIM seumur hidup, orang enggak bisa tahu, dia salah (melanggar lalu lintas) atau enggak, sementara SIM melibatkan banyak orang, soal kendaraan segala macam,” ujar Muradi ketika dihubungi Tribun Jabar, Senin (14/1/2019).

Berbeda dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM menyangkut keselamatan berlalu lintas pemilik SIM dan orang lain yang berkendara.

Lebih dari sekedar identitas, SIM menunjukan kapasitas dan kemampuan seseorang dalam mengemudikan kendaraan bermotor.

“Beda dengan pemberlakukan KTP seumur hidup, karena KTP adalah identitas orang. Kalau SIM kan melibatkan banyak pihak, itu wacana ngawur dan membahayakan banyak pihak,” ujarnya.

Teknologi VAR Dipakai di Liga 1? Ini Jawaban PT LIB

Sehingga, Muradi menilai wacana pemberlakukan SIM seumur hidup adalah wacana yang ekstrem dan berlebihan.

Halaman
123
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved