Meski Rumahnya Terancam Ambruk, Warga di Sekitar Rel Kereta Padasuka Cimahi akan Tetap Bertahan

Warga di empat rumah di Kampung Cisangkan Hilir, RT 5/8, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi akan tetap bertahan.

Meski Rumahnya Terancam Ambruk, Warga di Sekitar Rel Kereta Padasuka Cimahi akan Tetap Bertahan
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Empat rumah yang terdampak longsor. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Meski rumahnya terancam ambruk, warga di empat rumah di Kampung Cisangkan Hilir, RT 5/8, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi akan tetap bertahan karena tidak memiliki tempat yang lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat rumah tersebut dihuni oleh keluarga Warso (64), Endang, Kirno, dan Sachyan. Sedangkan, lahan yang digunakan untuk membangun rumah tersebut merupakan lahan milik PT KAI.

Menurut pantauan Tribun Jabar, Senin (14/1/2019) empat bangunan rumah tersebut berada tepat diatas rel kereta api Padasuka dan benteng rumah bagian belakangnya longsor ke pinggir rel, sehingga rumah mereka terancam ambruk.

Pemilik rumah, Warso (64), mengatakan, akibat longsor yang terjadi pada Minggu (13/1/2019) sekitar pukul 19.00 WIB itu, rumahnya mengalami kerusakan yang paling parah, namun ia bersama keluarganya tetap akan menghuni rumah tersebut.

Empat Rumah di Cimahi Terancam Ambruk Akibat Bagian Belakang Rumah Tergerus Longsor

"Kalau pindah mau ke mana, ini juga saya menempati lahan milik PT KAI, jadi saya bayar ke PT KAI Rp 600 ribu per tahun," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (14/1/2019).

Kendati demikian, ia dan keluarganya mengaku merasa was-was karena jika tidak segera diperbaiki ditakutkan, longsor benteng rumahnya akan semakin parah.

"Padahal sebelum longsor pondasinya memang tebal, tapi mungkin karena hujannya deras jadi tetap ambrol sehingga bentengnya longsor," katanya.

Ia mengatakan, akibat kejadian tersebut, ia mengalami kerugian materi sekitar Rp 5 juta karena rumah bagian dapur mengalami kerusakan yang cukup parah.

"Jadi harus segera diperbaiki, karena saya dan keluarga akan tetap tinggal disini," kata Warso.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved