Mahasiswi UIN Dikabarkan Hilang, Tak Kuliah Sejak Semester 3 Tapi Selalu Bayar SPP Hingga Semester 7

Seorang mahasiswi UIN dikabarkan hilang. Tak kuliah sejak semester 3, tapi selalu bayar SPP hingga semeseter 7.

Mahasiswi UIN Dikabarkan Hilang, Tak Kuliah Sejak Semester 3 Tapi Selalu Bayar SPP Hingga Semester 7
istimewa
Fitriani (22), seorang mahasiswi program studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah dan Hukum semeseter 7, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, hingga kini belum tahu nasib dan keberadaannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang mahasiswi program studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah dan Hukum semeseter 7, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Fitrianti (22), dilaporkan hilang.

Kingga kini keberadaannya belum diketahui.

Warga Jalan Cicukang, RT 2/7, Keluruhan Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, tersebut telah menghilang sejak Jumat (4/1/2019).

Pihak Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Helmi, saat dihubungi Tribun Jabar via whatsapp, Senin (14/1/2019), mengatakan mahasiswi bernama Fitrianti yang hilang itu sudah tidak masuk kuliah sejak semester tiga.

"Ya, tapi anak sudah tidak kuliah dari semester 3 yang seharusnya sudah semester 7," ujar Helmi.

Menurut Helmi, anehnya mahasiswi tersebut selalu membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

"Dan anehnya dibayar terus SPP," ujarnya.

Disinggung terkait peran kampus UIN SGD Bandung dalam mencari mahasiswinya yang hilang, pihaknya menyerahkan persoalan ini pada program studi Hukum Pidana Islam (HPI).

"Persoalan ini adanya di jurusan HPI," ujarnya

Mahasiswi UIN, Fitriani, yang dikabarkan hilang.
Mahasiswi UIN, Fitriani, yang dikabarkan hilang. (istimewa)

Menurut ibu Fitrianti, Yanti, terakhir bertemu dengan Fitrianti saat anaknya datang ke tempat kerjanya di Ujungberung Indah. Ketika itu Fitriani meminta uang untuk membayar semester.

"Kalau terakhir ketemu itu dianya teh minta uang semesteran pada Jumat (4/1/2019) lalu sebesar Rp 1.400.000 di pekerjaan ibu di Ujungberung Indah. Itu teh enggak pamitan, ngomongnya teh mau ke kampus saja, mau bayar semesteran mau bayar gitu, sekitar pukul 08.30 WIB," ujarnya.

Yanti menambahkan, selain melapor ke pihak kampus ia juga melapor ke pihak kepolisian setempat dan menanyakan kepada teman terdekat anaknya tersebut.

"ibu sudah ke Polsek Arcamanik. Belum ada kabar. Temen-temennya sudah tapi pada enggak tahu karena hari Kamisnya, kan, temen-temennya pulang kampung da libur," ujarnya.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved