Mahasiswi UIN Bandung Menghilang, Belum Ada Kabar Sejak 10 Hari Lalu

Yanti menjelaskan, saat menghilang, Fitriani membawa motor Beat Hitam Plat Nomor D 4195 ABH, HP dan Laptop, pakai jaket coklat, batik pink dan celana

Mahasiswi UIN Bandung Menghilang, Belum Ada Kabar Sejak 10 Hari Lalu
Istimewa.
Fitriani (22), seorang mahasiswi program studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah dan Hukum semeseter 7, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, hingga kini belum tahu nasib dan keberadaannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Fitrianti (22), seorang mahasiswi program studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah dan Hukum semeseter 7, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Warga Jalan Cicukang, RT 2/7, Keluruhan Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik Kota Bandung tersebut telah menghilang sejak Jumat (4/1/2019) lalu.

Mahasiswi yang akan menempuh skripsi ini menghilang dan belum kembali ke rumah setelah berpamitan dan meminta uang untuk membayar uang semester kepada ibunya, Yanti.


Yanti mengatakan, terakhir bertemu dengan Fitrianti saat anaknya datang ke tempat kerjanya di Ujungberung Indah, meminta uang untuk membayar semester.

"Kalau terakhir ketemu itu dianya teh minta uang semesteran pada jumat (4/1/2019) lalu, sebesar Rp 1.400.000 di pekerjaan ibu di Ujungberung Indah, itu teh ngga pamitan, ngomongnya teh mau ke kampus saja, mau bayar semesteran mau bayar gitu, sekitar Pukul 08.30 WIB," ujar Yanti saat dihubungi Tribun Jabar via ponsel, Senin (14/1/2019).

Yanti pun sontak langsung menghubungi pihak kampus untuk mencari tahu anaknya itu dimana.

"Sudah ngehubungi ke pihak kampus teh Senin (7/1/2019) kemarin, kata pihak kampus kalau hari Jumat itu saya ngga lihat mahasiswa masuk karena kamis itu terakhir ujian uas, jadi hari jumat itu ngga ada mahasiswa libur. Iya pihak kampus juga lagi cari cari tapi belum ada ada titik terang dimana," ujarnya.

Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic Beberkan Kondisi Para Pemainnya Pascalatihan Perdana

Yanti menjelaskan, saat menghilang, Fitrianti membawa motor Beat Hitam Plat Nomor D 4195 ABH, HP dan Laptop, pakai jaket coklat, batik pink dan celana putih.

Yanti menuturkan, selain lapor kepada pihak kampus, ia juga melapor kepada pihak kepolisian setempat dan menanayakan kepada teman terdekat anaknya tersebut.

"ibu sudah ke polsek arcamanik, ngga ada kabar lagi, belum ada kabar, ibu juga heran polisi itu melayani masyarakat tapi belum ada kabar kabar lagi ini teh. Temen temennya sudah tapi pada ngga tahu karena hari kamisnya kan temen temennya pulang kampung da libur," ujarnya.

Ubah RDTR Terkait Meikarta, DPRD Bekasi Dibekali Uang dan Difasilitasi Jalan-jalan ke Thailand

Yanti menambahkan, anaknya itu jika dirumah pendiam dan jarang main, ia pun heran kenapa tiba tiba anaknya jadi berubah drastis.

"Orangnya pendiam, dirumah aja ngga ada ini, saya juga heran kenapa jadi berubah drastis gini, dirumah juga ngga pernah main, selain sama ibu sama sodara," ujarnya

Sementara itu, hingga kini keluarga Fitriani sedang mencari keberadaan anaknya tersebut.

Satu Personel Duo Molek Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved