Dinsos Kabupaten Cirebon Akui Masih Banyak Program yang Jadi 'Pekerjaan Rumah' di Tahun 2019

Maryono menyampaikan, selama tahun 2018 pihaknya telah melakukan berbagai program kegiatan.

Dinsos Kabupaten Cirebon Akui Masih Banyak Program yang Jadi 'Pekerjaan Rumah' di Tahun 2019
ISTIMEWA
Banjir di Desa Ciledug Timur, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Maryono menyampaikan, selama tahun 2018 pihaknya telah melakukan berbagai program kegiatan. Hanya saja, masih terdapat kekurangan.

Hal itu berkaitan dengan pelayanan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta pelayanan kepada para penyandang kesejahteraan sosial.

Akan tetapi, hasil dari evaluasi kegiatan di tahun 2018 itu, Maryono mengaku sudah melakukan komunikasi dengan DPRD Kabupaten Cirebon agar program yang masih belum maksimal harus bisa dilaksanakan kembali.

“Adapun program yang dirasa belum maksimal antara lain rutilahu, perlu dilakukannya peningkatan. Kemudian selain dari pada itu, juga pelayanan kepada para penyandang kesejahteraan sosial pun harus dilakukan,” katanya saat ditemui di Sumber, Cirebon, Senin (14/1/2019).

Meski demikian, Maryono mengaku, Dinsos dengan jaringannya di tahun 2018 itu, sudah melakukan upaya maksimal.

Hanya saja, banyaknya kejadian alam, mulai dari banjir sampai dengan berbagai musibah kebakaran sehingga menimbulkan banyak kendala, yang tadinya diperkirakan akan selesai, namun terhambat.

Ini Pilihan Program Belajar Bahasa Inggris di Platform ELING Buatan Warga Cirebon

“Walaupun pada tahun yang lalu juga sudah kami lakukan dengan maksimal. Namun tentunya, seiring berjalannya waktu, juga masih ada beberapa program yang harus kami tingkatkan,” katanya.

Ke depan, sebagai bentuk kesiapan menangani permasalahan kebencanaan, Dinsos Kabupaten sudah berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, di lingkungannya sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari pengagalangan kesiapsiagaan, seperti memberikan pelatihan kepada Tagana.

“Tagana kita kerahkan untuk tetap siaga setiap waktu. Kemudian kami juga terus berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Jabar dalam rangka menyiapkan keperluan-keperluan maupun komoditi untuk penanggulangan bencana. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi bencana di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Hasil dari koordinasi yang dilakukan dengan Dinsos Jabar pun, diakuinya, mendapatkan respons positif dari Dinas Sosial Provinsi Jabar.

Memasuki tahun 2019, Dinsos pun kini sudah mengawali kegiatan.

Sebagaimana terjadinya bencana yang sempat menerpa masyarakat Kabupaten Cirebon di awal tahun.

“Untuk pelayanan ini kita sudah memulai, dan sekarang sudah mengawali mudahan bulan depan sudah bisa berjalan lebih efektif lagi,” ujarnya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved