Kaum Milenial Pilih jadi Donor Darah di Kota Bandung, Hindari Kegiatan Negatif

Ratusan kaum milenial memilih donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandun

Kaum Milenial Pilih jadi Donor Darah di Kota Bandung, Hindari Kegiatan Negatif
Tribunjabar/Tiah SM
Donor darah di Gedung Indonesia Menggugat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ratusan kaum milenial memilih donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Sabtu (12/01/2019).

Tak hanya Relawan Balad Jokowi Kota Bandung tapi kaum milineal lainnya ikut mendonorkan darahnya .

Ketua Relawan Balad Jokowi Kota Bandung Rudi Kurniawan mengatakan, donor darah digelar agar kalangan milineal belajar peduli dan berani mendonorkan darahnya untuk menolong sesama.

Menurut Rudi, donor darah semula khusus untuk kaum milenial usia 18-24 tahun namun banyak ibu-ibu usia 25-40 tahun ikut antre mendonorkan darahnya.

“Kami ingin memberikan edukasi dan sosialisasi kepada milenial di Kota Bandung bahwa saat ini di Kota Bandung sangat butuh donor darah. Apalagi sekarang banyak bencana dl beberapa wilayah,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua panitia donor darah Balad Jokowi Krisna Setiadara menambahkan, target donor darah sebanyak 500 kaum milenial se-Bandung Raya.

Begini Kata Aa Gym tentang Banyaknya Bencana yang Menimpa Bangsa Indonesia

"Ratusan milenial sudah tiba dan siap donorkan darah, namun dari 500 yang datang hanya 80 orang bisa mendonorkan darahnya karena ketersediaan kantong darah yang ada PMI hanya untuk 80 orang," ujar Krisna.

Krisna menambahkan, ke depan relawan Balad Jokowi akan terus menggelar kegiatan positif dan peduli sesama untuk menghindari perang hoaks di media sosial.

“Lebih riil kayak gini, sekalian biar semua orang tahu kalau Balad Jokowi hanya melakukan kegiatan positif dan selalu peduli tak hanya donor darah tapi juga galang dana dengan menjual kaus, ,” ujarnya.


Sementara itu Susi Susanti (30) warga Kiaracondong untuk pertama kali mendonorkan darahnya. "Semula saya takut karena baru pertama donor darah, eh ternyata tak sakit kepala malah pusing kepala hilang,' ujar Susi.

Susi sengaja datang ke GIM diberi tahu tetangga, tujuan murni ingin coba donor darah. "Saat datang ternyata yang menggelar Balad Jokowi, saya sangat senang karena kaum milenial sudah belajar peduli, saya dukung," ujar Susi.

Sedangkan Andrian (21) warga Setiabudi mengharapkan, relawan dari kedua kubu baik kubu Jokowi maupun Prabowo berlomba mengadakan kegiatan positif.

"Ayo lomba donor darah karena saat ini banyak yang butuh darah, siapa yang paling banyak donorkan darah, pasti yang dapat," ujar Andrian yang mengaku belum punya pilihan namun ia mendonorkan darahnya untuk relawan Jokowi.

Penulis: Tiah SM
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved