Inilah Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung di Rancaekek Bandung, Menurut BMKG

Angin puting beliung melanda Rancaekek, Kabupten Bandung, Jumat kemarin. Apa penyebabnya? Simak di sini.

Inilah Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung di Rancaekek Bandung, Menurut BMKG
Facebook
Angin puting beliung melanda kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Angin puting beliung menerjang Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (11/1/2019).

Berdasarkan data sementara yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (12/1/2019), sebanyak 600 rumah mengalami kerusakan.

Camat Rancaekek, Baban Banjar menuturkan, terdapat 6 desa di Kecamatan Rancaekek yang terdampak angin puting beliung.

Rinciannya adalah Desa Rancaekek Wetan, Rancaekek Kulon, Kelurahan Kencana, Desa Bojongloa, Desa Jelegog dan Desa Tegal Sumedang. Dan yang terparah berada di Desa Jelegong.

"Untuk sementara ada sekitar 600 rumah yang terdampak. Di antaranya 150 rumah rusak parah," ungkapnya.

Ia menambahkan, insiden puting beliung yang terjadi pada Jumat sore ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun korban luka ringan akibat tertimpa puing-puing rumah mencapai kurang lebih 100 orang.

Selain itu, ada dua orang yang terluka parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban jiwa tidak ada hanya luka-luka sekitar kurang lebih 100 orang. Kalau yang parah hanya 2 orang dan korban sudah dibawa ke Al Islam," katanya.

Terkait angin puting beliung yang melanda Rancaekek, Kabupaten Bandung, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyenyababnya.

Tangkapan layar video yang memperlihatkan angin puting beliung di Rancaekek, Bandung.
Tangkapan layar video yang memperlihatkan angin puting beliung di Rancaekek, Bandung. (Istimewa.)
Halaman
1234
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved