Bencana Angin Puting Beliung

Santri Nurul Firdaus Panik Saat Angin Puting Beliung Melanda Pesantren Mereka

Santri pesantren Nurul Firdaus panik saat angin puting beliung melanda Dusun Panoongan, Ciamis.

Santri Nurul Firdaus Panik Saat Angin Puting Beliung Melanda Pesantren Mereka
istimewa
Rumah warga di Dusun Panoongan, RT 26/06, Desa Kertaraharja, Panumbangan, Ciamis, rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 15.15. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Kompleks Pesantren Islamic Boarding School Nurul Firdaus, di Dusun Panoongan, RT 26/06, Desa Kertaraharja, Kecamatan  Panumbangan, Ciamis, dihantam angin puting beliung Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 15.15 sore.

Pohon-pohon yang berada di halaman pesantren bertumbangan. Begitu juga atap kanopi bangunan pesantren.

Sebanyak 120 santri yang tengah mengikuti latihan pramuka di halaman pesantren kaget dan panik. Mereka lari berhamburan masuk ke ruang kelas dan kobong menyelamatkan diri.

“Tapi tidak ada santri yang cedera. Semuanya berhasil menyelamatkan diri masuk  ke ruang kelas dan kobong. Tadi itu ada 120 santri (dari tingkat SMP dan SMK) yang sedang mengikuti latihan pramuka di halaman pesantren, semuanya sempat panik menyelamatkan diri,” ujar Dr H Gumilar, pimpinan Ponpes Nurul Firdaus, kepada Tribun Jabar, Jumat (11/1/2019).

Saat kejadian tersebut, menurut Gumilar, terjadi perubahan cuaca yang sangat ekstrem. Cuaca yang panas terik tiba-tiba mendadak jadi mendung disertai angin kencang dengan suara gemuruh dan turunnya hujan.

Kompleks pesantren Nurul Firdausi di Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Panumbangan, Ciamis, dilanda angin puting beliung, Jumat (11/1/2019), sekitar pukul 15.15.
Kompleks pesantren Nurul Firdaus di Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Panumbangan, Ciamis, dilanda angin puting beliung, Jumat (11/1/2019), sekitar pukul 15.15. (istimewa)

Angin kencang yang berlangsung beberapa menit menumbangkan 7 pohon kamper yang tumbuh di halaman pesantren dan merusak atap kanopi.

Ruang kelas dan kobong santri sempat tergenang cipratan air hujan yang terbawa angin.

Dua tiang listrik di sisi jalan di depan komplek pesantren rubuh dengan kemiringan sekitar 85 derajat.

“Listrik sempat mati, sekarang sedang diperbaiki petugas PLN,” kata Gumilar.

Angin puting beliung juga merusak lima bangunan milik warga di dekat pesantren.

Puting beliung melanda Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Panumbangan, Ciamis, Jumat (11/1/2019), sekitar pukul 15.15 sore menumbangkan sejumlah pohon dan merusak bangunan warga.
Puting beliung melanda Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Panumbangan, Ciamis, Jumat (11/1/2019), sekitar pukul 15.15 sore menumbangkan sejumlah pohon dan merusak bangunan warga. (istimewa)

Yang terparah warung milik ibu Euis yang porak poranda bagian atapnya. Rumah milik Apong serta Supriadi gentingnya berjatuhan disapu angin kencang. Dua rumah warga lainnya dihantam pohon tumbang.

Menurut Gumilar, kompleks Pesantren Nurul Firdaus dan perkampungan warga di Dusun Panoongan berada di keliling hamparan sawah di kaki Gunung  Sawal.

Lokasi mereka berada di sisi saluran Irigasi Cimuncang dan tak jauh dari aliran Sungai Citanduy. Lokasi tersebut rawan terjangan angin kencang dan sambaran petir. “Musim hujan tahun lalu juga sempat kena angin kencang,”  ujar Gumilar.

Angin Puting Beliung Mengamuk di Karawang Saat Warga Salat Jumat, 35 Rumah Rusak

BREAKING NEWS: Akibat Amukan Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Rancaekek Bandung Rusak

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved