Militer Perancis dan Jepang Sepakat Bekerja Sama Awasi Korea Utara

Militer Perancis menyatakan sepakat untuk bergabung dengan patroli angkatan laut Jepang di perairan lepas Korea Utara untuk awasi Korea Utara

Militer Perancis dan Jepang Sepakat Bekerja Sama Awasi Korea Utara
AFP / CHRISTOPHE SIMON / POOL via Kompas.com
Kapal induk Perancis, Charles de Gaulle, saat berlayar di perairan lepas pantai Toulon, di selatan Perancis. 

TRIBUNJABAR.ID, PARIS - Militer Perancis menyatakan sepakat untuk bergabung dengan patroli angkatan laut Jepang di perairan lepas Korea Utara untuk bersama-sama mengawasi negara tertutup itu.

Dalam pernyataan resmi pejabat Perancis, pada Jumat (11/1/2019), Perancis telah berjanji bakal mengirimkan kapal fregat dan pesawat pengintai untuk bergabung dalam pengawasan Korea Utara, yang melibatkan angkatan laut Jepang dan Amerika Serikat dan berbasis di wilayah Okinawa.

Kerja sama pengawasan tersebut sekaligus akan mempererat hubungan militer antara Jepang dengan Perancis.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron, sempat menyatakan bahwa negaranya dan Jepang berbagi keprihatinan atas program nuklir Korea Utara, serta peningkatan agresivitas China di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono dan Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya, berkunjung ke Paris dan kota pelabuhan Brest, tempat pangkalan angkatan laut terbesar kedua Perancis, Jumat (11/1/2019).

Keduanya bertemu dengan menlu dan menhan Perancis guna membahas masalah keamanan antara kedua negara.

"Kawasan Indo-Pasifik adalah wilayah yang sangat penting bagi kami," kata Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian, dalam sebuah wawancara dengan harian Le Telegramme, menjelang pertemuan.

Dalam pertemuan kedua negara, Jepang mengharapkan Perancis dalam mengutus kapal induknya, Charles de Gaulle, yang akan melakukan pelayaran ke Singapura, untuk merapat ke Jepang.

Jika undangan itu diterima, besar kemungkinan kapal induk Perancis akan melintasi perairan Laut China Selatan yang masih disengketakan dan hampir seluruhnya diklaim Beijing.

"Kami ingin (kapal induk Perancis) itu dapat berkunjung ke Jepang. Meski hal itu belum dikonfirmasi, (kunjungan) itu akan menjadi peristiwa yang sangat simbolis," kata juru bicara kedutaan Jepang di Paris, Yoshihiro Higuchi, kepada AFP.

Pertemuan tersebut turut menghasilkan kesepakatan untuk menggelar latihan militer bersama, dengan marinir Perancis dan Jepang akan menjalani latihan gabungan di lepas pantai Djibouti di Afrika timur, di mana kedua negara memiliki pangkalan.

"Latihan militer bersama kemungkinan juga akan digelar di Samudra Hindia," kata salah seorang pejabat Perancis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angkatan Laut Perancis dan Jepang Sepakat Bekerja Sama Awasi Korea Utara"

Dua Negara di Asia Ini Jadi Kandidat Lokasi Pertemuan Kedua Donald Trump dengan Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Tiba di Beijing Saat China dan Amerika Serikat Bahas Perang Dagang

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved