Mentan Beri 600 Ekor Ayam Kampung, Bibit Pohon, dan Alat Pertanian ke Warga Miskin di Tasikmalaya

Di antaranya, menyerahkan bantuan 600 ekor ayam kampung petelur unggul kepada sejumlah keluarga kurang mampu yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Mentan Beri 600 Ekor Ayam Kampung, Bibit Pohon, dan Alat Pertanian ke Warga Miskin di Tasikmalaya
tribunjabar/isep heri
Mentan Andi Amran Sulaeman 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Selain meninjau keberhasilan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) di Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (11/1/2019), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman juga menyalurkan sejumlah bantuan.

Di antaranya, menyerahkan bantuan 600 ekor ayam kampung petelur unggul kepada sejumlah keluarga kurang mampu yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita semua berharap dengan bantuan ini cita-cita Desa Mandiri Bibit Ayam Kampung Unggul dapat terwujud," ujar Amran.

Setiap keluarga kurang mampu menerima 50 ekor ayam yang dilengkapi dengan kandang sederhana, pakan untuk pemeliharaan.

Selama 6 bulan ke depan, penerima bantuan juga mendapat pelayanan vaksin dan obat hewan, serta pendampingan secara intensif.

Ada Anggota Keluarganya Sakit, Kunjungan SBY ke Kabupaten Bandung Pun Ditunda

Menteri Amran juga menyerahkan bantuan berupa mesin tetas sejumlah 96 unit kepada 48 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Semoga adanya bantuan ditunjang semangat dan optimisme para peternak, pengembangan ayam kampung unggul yang berkelanjutan akan menambah pendapatan," ujar Amran.

Selain itu, bantuan berupa bibit-bibit buah unggulan semisal manggis, pepaya, kopi arabika, dan sejumlah pupuk diberikan kepada sejumlah petani.

Sejumlah sarana alat mesin pertanian meliputi cultivator, handspray, rotary, tractor roda 2, tractor roda 4, dan pompa air juga disalurkan pada masyarakat Kota Santri.


Sebagai informasi, selama 2018, program pengentasan kemiskinan melalui progran Bekerja yang dijalankan Kementan telah dilakukan di 10 provinsi, 22 kabupaten dan 807 desa yang melibatkan 200 ribu rumah tangga kurang mampu.

Terdapat 2 program dalam Bekerja Kementan yakni :

1. Jangka pendek, yang dilakukan melalui memberikan bantuan berupa tanaman sayuran yang dapat dipanen dalam waktu 3 bulan.

2. Jangka menengah, melalui pemberian bantuan berupa ayam atau itik lokal maupun domba atau kambing yang sudah dapat berproduksi dalam 6 bulan. Lalu ada bantuan berupa bibit tanaman hortikultura (mangga, manggis, durian, dan pisang) dan tanaman perkebunan (kopi, kelapa dalam, cengkeh, dan pala).

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved