Melaut, Nelayan Pangandaran Tewas Tertusuk Moncong Ikan 'Caroang'

Andri Susanto (39), tewas akibat tertusuk moncong ikan yang oleh ikan yang disebut oleh warga setempat sebagai ikan caroang.

Melaut, Nelayan Pangandaran Tewas Tertusuk Moncong Ikan 'Caroang'
ferri amiril/tribun jabar
Ilustrasi nelayan 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Seorang nelayan asal Dusun Kalapatiga, Desa Babakan, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, tewas saat sedang mencari ikan.

Andri Susanto (39), tewas akibat tertusuk moncong ikan yang oleh ikan yang disebut oleh warga setempat sebagai ikan caroang.

Ikan ini sejenis marlin namun berukuran lebih kecil.


"Meninggal jam 03.00 WIB," kata Kepala Dusun Kalapatiga, Jayusman saat dikonfirmasi Jumat siang.

Dilansir dari Kompas.com, dia menjelaskan, saat itu korban sedang melaut. Ketika berada di atas perahu, tiba-tiba sekelompok ikan caroang berlompatan dari laut. "Salah satu ikan nyambar mengenai leher korban," jelas Jayusman.

Menurut dia, ikan caroang memang suka lompat-lompat di atas permukaan air. Terlebih saat melihat lampu menyala di perahu.

"Ikan terkadang suka lompat-lompat, kayak terbang. Saat lihat lampu suka mengejar," katanya.

Pemain Bayern Muenchen Arjen Robben, Ragukan Bek Liverpool Virgil van Dijk sebagai Bek Terbaik Dunia

Nahas, saat kejadian ikan menyambar tepat di leher korban. Ikan tersebut, kata Jayusman, memang memiliki gerigi di moncongnya.

"Giginya panjang seperti gergaji. Diduga kena urat nadi korban," ujarnya.

Daging ikan ini, lanjut Jayusman, agak kehijau-hijauan. Biasanya, ikan ini diolah dan dijadikan kuliner pindang gunung.

Dua Buron Muncikari Artis Tengah Diburu di Bandung dan Jakarta, Kantongi Nama Artis Terkenal

Sementara korban, menurut dia, meninggal saat tiba di Puskesmas Pangandaran.

Korban diduga banyak kehilangan darah saat dibawa dari tengah laut ke puskesmas.

"Ini baru terjadi kajadian seperti itu. Mungkin karena sudah takdir Allah meninggalnya seperti ini," ucapnya.

VIDEO VIRAL - Pengantin Perempuan Menangis Tak Henti-henti Minta Pulang, Sang Suami Diam Kebingungan

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved