Kunjungi Tasikmalaya, Menteri Amran Tinjau Keberhasilan Program Pembagian Bibit Ayam Kampung

Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke Kampung Sirnamanah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (11/1/2019) siang.

Kunjungi Tasikmalaya, Menteri Amran Tinjau Keberhasilan Program Pembagian Bibit Ayam Kampung
TRIBUN JABAR/ISEP HERI HERDIANSAH
Menteri Pertanian Amran Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menunjukan hasil budidaya ayam kampung bantuan sebagai program pengentasan kemiskinan di Kampung Sirnamanah, Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (11/1/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke Kampung Sirnamanah, Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (11/1/2019) siang.

Kunjungan Amran Sulaiman yang didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum tersebut untuk memastikan keberhasilan program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian dan peternakan yang dijalankan warga.

Sang menteri mengecek keberhasilan program yang satu di antaranya melalui bantuan 50 bibit ayam kampung kepada sejumlah warga tidak mampu.

Pada 2018 lalu, Kementan memberikan bantuan bibit ayam kampung tersebut sebanyak 10 juta ekor yang dibagikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Desa Kiarajangkung yang dikunjugi sang Menteri siang ini.

"Sekarang kami melihat langsung, dulu kami serahkan bibit ayam kampung beserta pembuatan kandang, pakan, vitamin dan obat-obatannya semua. Sekarang sudah enam bulan dan sudah menghasilkan," kata Amran saat ditemui di sela kunjungan.

Menurutnya melalui program yang sudah dijalankan semisal pemberian bibit ayam bermanfaat untuk dari segi ekonomi dan pemenuhan nutrisi warga tidak mampu.

"Kami berharap program ini dapat terus bergulir di lingkungan masyarakat. Tujuannya selain untuk kemandirian juga menumbuhkan cinta produk dalam negri," ujarnya.

Warga Desa Kiarajangkung yang dikunjungi menteri, Cicih (58) memberikan testimoni mengenai program bantuan yang digulirkan pemerintah tersebut.

Cicih menuturkan semenjak mendapatkan bantuan bibit ayam kampung beserta kandangnya pada enam bulan lalu perekonomiannya mulai terbantu.

Sebanyak 50 ekor ayam kampung bantuan yang pelihara Cicih dan suaminya bisa menghasilkan sedikitnya 30 butir telur setiap minggunya yang bisa ia jual pada badan usaha milik desa yang ada.

"Telurnya di jual ke Bumdes seharga Rp 1.500 perkilonya. Sangat terbantu sekali, menambah penghasilan yangbsehari-hari yang hanya Rp 45 ribu perhari," Kata perempuan paruh baya yang berprofesi buruh tani tersebut.

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyatakan akan ikut mendorong merealisasikan program yang dicanangkan pemerintah pusat dalam hal kemiskinan di Jawa Barat.

"Melalui program pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi tentunya akan kami tekan angka kemiskinan sedemikian rupa. Sektor pertanian dan peternakan merupakan potensinya tinggi di kita, mari kita dorong," katanya.

Menteri Pertanian Bagikan 1 Juta Bibit Tanaman Kopi kepada Petani di Hulu Sungai Citarum

Uu Ruzhanul Ulum Sebut Kini PPP Naik Peringkat Jadi Nomor 5 di Jabar

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved